Breaking News
Trending
Beranda » Organisasi » Forum Harmonisasi SLIK OJK, DPD REI Kalbar Dorong Akses KPR MBR Lebih Luas

Forum Harmonisasi SLIK OJK, DPD REI Kalbar Dorong Akses KPR MBR Lebih Luas

  • account_circle agakarebacom
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 269
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Kubu Raya — Implementasi regulasi terbaru terkait Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK menjadi fokus utama dalam kegiatan yang digelar di Aula Kantor Bupati Kabupaten Kubu Raya, Kamis (30/4/2026).

Regulasi ini membuka peluang bagi masyarakat dengan riwayat tunggakan kredit di bawah Rp1 juta untuk tetap mengakses Kredit Pemilikan Rumah (KPR), khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi V DPR RI Yuliansyah, Kepala OJK Kalimantan Barat, Analis Ekonomi Bank Indonesia Kalimantan Barat, Wakil Bupati Kabupaten Kubu Raya, serta perwakilan bank penyalur FLPP seperti BTN, BSI, Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BPD Bank Kalbar.

Sebagai penyelenggara Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Kalimantan Barat turut menghadirkan asosiasi pengembang perumahan lainnya, yaitu PIN, APERSI, APERNAS, dan APSI Kalimantan Barat, serta peserta dari seluruh pengembang di Kalimantan Barat.

Forum ini secara khusus membahas implementasi kebijakan SLIK OJK yang lebih adaptif, terutama terkait perlakuan terhadap tunggakan kredit bernilai kecil yang selama ini menjadi penghambat utama akses pembiayaan KPR bagi MBR.

Ketua DPD REI Kalimantan Barat, Baharudin, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah korektif terhadap pendekatan penilaian kredit yang selama ini terlalu kaku dan tidak mencerminkan kondisi riil masyarakat.

“Selama ini banyak masyarakat yang sebenarnya mampu membayar cicilan KPR, tetapi tertolak hanya karena tunggakan kecil. Regulasi ini memperbaiki distorsi tersebut dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian,” ujarnya.

Ia menambahkan, dampak kebijakan ini akan signifikan terhadap peningkatan realisasi KPR subsidi, mengingat banyak calon debitur MBR sebelumnya tereliminasi oleh catatan SLIK yang secara nominal tidak material.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa efektivitas kebijakan sangat bergantung pada implementasi di tingkat perbankan.

“Tanpa keseragaman penerapan di bank, kebijakan ini berisiko tidak berjalan optimal. Yang dibutuhkan adalah konsistensi, bukan hanya regulasi,” tegasnya.

Secara makro, pelonggaran akses KPR ini diproyeksikan dapat meningkatkan penyerapan pasar perumahan MBR serta mendorong aktivitas ekonomi daerah, mengingat sektor properti memiliki efek berganda terhadap berbagai sektor pendukung.

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi antar pemangku kepentingan untuk memastikan kebijakan SLIK terbaru benar-benar berdampak nyata dalam memperluas akses hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

(*Red/Rls)

  • Penulis: agakarebacom

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Audiensi DPD REI Kalbar membahas Lahan Baku Sawah dan pembangunan perumahan di Kalimantan Barat

    DPD REI Kalbar Bahas Persoalan LBS dan Persiapan REI Expo dengan Pemprov Kalbar

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Pontianak – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Kalimantan Barat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (30/7/2026). Pertemuan tersebut membahas persoalan Lahan Baku Sawah (LBS) yang saat ini menjadi kendala bagi sejumlah anggota REI dalam mengembangkan kawasan perumahan. Selain itu, audiensi juga membahas […]

  • Retret ASN Kalbar Disorot, Pemprov Pastikan Sesuai Regulasi dan Anggaran

    Retret ASN Kalbar Disorot, Pemprov Pastikan Sesuai Regulasi dan Anggaran

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Pontianak — Polemik kegiatan retret Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akhirnya mendapat penjelasan resmi. Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi ASN yang telah diatur dalam regulasi nasional. Menurutnya, kewajiban pengembangan kompetensi ASN telah ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, […]

  • PW IWSS Kalbar

    Gelar Pertemuan Rutin, PW IWSS Kalbar Bahas Program Kerja dan Perkuat Silaturahmi

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Kubu Raya – Pengurus Wilayah Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (PW IWSS) Kalimantan Barat menggelar pertemuan rutin yang dirangkaikan dengan arisan serta pembahasan progres program kerja bidang pendidikan, dakwah, dan kerohanian di Desa Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (28/6/2026). Kegiatan diawali dengan tahsin Al-Qur’an yang dipimpin oleh Hj. Jamilah, S.Ag. Suasana berlangsung khidmat saat para […]

  • Penandatanganan kemitraan REI Kalbar dan FORKAS dalam misi dagang Jawa Timur-Kalimantan Barat

    Disaksikan Dua Gubernur, REI Kalbar dan FORKAS Kukuhkan Kemitraan Strategis untuk Perkuat Industri Perumahan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 11
    • 0Komentar

    PONTIANAK — Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Provinsi Kalimantan Barat memperkuat kemitraan dengan Forum Komunikasi Pengusaha (FORKAS) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperluas akses bahan bangunan yang kompetitif bagi anggota REI sekaligus memperkuat ekosistem usaha sektor perumahan di Kalimantan Barat. Nota Kesepahaman bernomor 007/FORKAS-MOU/VIII/2026 tersebut ditandatangani pada 11 Agustus 2026 oleh […]

  • Suasana barisan gerai makanan dan produk lokal milik warga di sekitar area pengajian ekonomi ngaji selosonan.

    Dari Majelis ke Pasar: Ketika Ngaji Selosonan Menghidupkan Ekonomi Warga

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Fenomena kegiatan keagamaan di Indonesia tidak hanya memiliki dimensi spiritual tetapi juga memiliki potensi sosial dan ekonomi yang signifikan. Di berbagai daerah, pengajian seringkali menjadi titik pertemuan bagi masyarakat di seluruh wilayah, menciptakan suasana yang dinamis yang melampaui sekadar ibadah. Contoh yang menarik adalah ngaji selosonan yang rutin diadakan di Pondok Pesantren At-Taufiqy di Rowokembu, […]

  • REI Kalbar Bersama Stakeholder Cari Solusi Implementasi LBS-LP2B untuk Pembangunan Berkelanjutan

    REI Kalbar Bersama Stakeholder Cari Solusi Implementasi LBS-LP2B untuk Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Pontianak – DPD Realestate Indonesia (REI) Kalimantan Barat bersama berbagai unsur pemerintah, asosiasi, akademisi, dan pelaku usaha menghadiri forum diskusi yang diselenggarakan oleh Forum Masyarakat Jasa Konstruksi Kalimantan Barat (FORMAJAKON Kalbar) guna membahas implementasi kebijakan Lahan Baku Sawah (LBS) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang berdampak terhadap pembangunan perumahan dan pengembangan kawasan di Kalimantan […]

expand_less