Breaking News
Trending
Beranda » Mahasiswa » Mengapa Berpikir Kritis adalah “Rem” Wajib di Media Sosial?

Mengapa Berpikir Kritis adalah “Rem” Wajib di Media Sosial?

  • account_circle agakarebacom
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 253
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pernahkah Anda merasa sangat marah setelah membaca sebuah judul berita di media sosial, lalu langsung membagikannya tanpa sempat membaca isinya? Jika iya, Anda tidak sendirian. Kita hidup di era di mana jempol sering kali bergerak lebih cepat daripada pikiran.

Fenomena banjir informasi ini menjadi alasan kuat mengapa kesadaran berlogika harus dibangkitkan kembali. Artikel ini disusun sekaligus untuk memenuhi tugas Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A. dosen pengampu mata kuliah Logic and Critical Thinking.

Riuhnya “Pasar Malam” Digital

Dunia hari ini berada dalam genggaman layar. Setiap detik, jutaan informasi tumpah ruah di platform seperti X, Instagram, dan TikTok. Namun, kecepatan distribusi ini tidak berbanding lurus dengan kualitas pemahaman masyarakat.

Media sosial kini tak ubahnya pasar malam yang bising; semua orang berteriak menawarkan informasi, mulai dari edukasi hingga konspirasi. Masalahnya, algoritma tidak didesain untuk menyaring mana yang benar, melainkan mana yang paling menarik perhatian.

Di tengah situasi ini, kemampuan berpikir kritis menjadi “barang mewah” yang sangat dibutuhkan. Tanpa logika yang kokoh, kita bukan lagi pengguna teknologi, melainkan korban dari arus informasi yang sering kali bias.

Masalah ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari generasi muda yang terpapar layar sejak dini hingga generasi tua yang kerap menjadi sasaran empuk berita bohong atau hoaks.

Menakar Nalar di Tengah Polarisasi

Mengapa kita begitu mudah percaya pada hal-hal yang belum tentu benar? Jawabannya terletak pada cara kerja otak kita yang cenderung mencari pembenaran atas keyakinan pribadi (confirmation bias).

Pertempuran logika ini terjadi di mana-mana, mulai dari ruang grup WhatsApp keluarga hingga kolom komentar media sosial yang memicu perpecahan. Terutama di masa krusial seperti tahun politik atau krisis kesehatan, ketiadaan filter logika dapat memicu konflik sosial yang nyata di dunia fisik.

Dalam studi Logic and Critical Thinking, kita diajarkan bahwa berpikir kritis bukanlah sekadar gemar mendebat, melainkan kejujuran intelektual untuk mengevaluasi informasi berdasarkan bukti, bukan emosi.

Kita sering menjumpai kesesatan berpikir (logical fallacy) di ruang siber, seperti Ad Hominem di mana seseorang menyerang pribadi lawan bicaranya, bukan argumennya. Atau Strawman Fallacy, di mana seseorang memelintir ucapan orang lain agar mudah dijatuhkan. Dengan memahami pola-pola ini, kita memiliki “perisai” agar tidak mudah dimanipulasi oleh narasi yang menyesatkan.

Ringkasan:

Di tengah banjir hoaks media sosial, logika dan berpikir kritis adalah kunci. Artikel ini mengulas cara menjaga nalar agar tak termanipulasi informasi digital.

Deskripsi Singkat:

Artikel ini mengeksplorasi urgensi berpikir kritis di era media sosial untuk menghindari kesesatan berpikir. Disusun oleh Bintang Naura Panda Mulla dengan NIM 1152500120 guna memenuhi tugas Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A. dosen mata kuliah Logic and Critical Thinking di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.


Penulis: Bintang Naura Panda Mulla
Mahasiswa Ilmu komunikasi Universitas 17 Agustus Surabaya


Editor: Rahmat Al Kafi

  • Penulis: agakarebacom

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kegiatan Pagelaran Opu Daeng Manambon yang Digelar oleh KKSS Kalbar

    KKSS Kalbar Sukses Gelar Pertunjukan Drama Perjalanan Opu Daeng Manambon: Minta Nama Pelabuhan Kijing Diubah

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 673
    • 3Komentar

    Pontianak, AgaKareba.com – Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Provinsi Kalimantan Barat (KKSS Kalbar) sukses menggelar Pertunjukan Drama Musikal: Perjalanan Opu Daeng Manambon yang dirangkaikan dengan Mukerwil dan Halal bi Halaldi Pendopo Gubernur pada Minggu (11/05/2025). Pagelaran ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kalimantan Barat dr. Harrison, Anggota DPR RI Komisi V yang juga Ketua Partai Gerindra Kalbar […]

  • HUT KPR ke-49 Jadi Momentum Aksi Kemanusiaan REI Kalbar untuk Sumatra

    HUT KPR ke-49 Jadi Momentum Aksi Kemanusiaan REI Kalbar untuk Sumatra

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 190
    • 2Komentar

    PONTIANAK — DPD Real Estat Indonesia (REI) Kalimantan Barat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana yang melanda Aceh dan Sumatra Utara. Dalam penggalangan terbaru, REI Kalbar berhasil menghimpun donasi sebesar Rp31 juta yang berasal dari kontribusi para anggota. Bantuan tersebut disalurkan melalui Bank BTN sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT KPR ke-49. Minggu (14/12/2025) Sebelumnya, […]

  • Forum Harmonisasi SLIK OJK, DPD REI Kalbar Dorong Akses KPR MBR Lebih Luas

    Forum Harmonisasi SLIK OJK, DPD REI Kalbar Dorong Akses KPR MBR Lebih Luas

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 822
    • 0Komentar

    Kubu Raya — Implementasi regulasi terbaru terkait Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK menjadi fokus utama dalam kegiatan yang digelar di Aula Kantor Bupati Kabupaten Kubu Raya, Kamis (30/4/2026). Regulasi ini membuka peluang bagi masyarakat dengan riwayat tunggakan kredit di bawah Rp1 juta untuk tetap mengakses Kredit Pemilikan Rumah (KPR), khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah […]

  • Kolaborasi KNPI dan GP Ansor, Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda di Momen HUT Kota Pontianak

    Kolaborasi KNPI dan GP Ansor, Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda di Momen HUT Kota Pontianak

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 322
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-254 Kota Pontianak dan Hari Sumpah Pemuda ke-97, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pontianak bersama GP Ansor Kota Pontianak menggelar Festival Adat Budaya dan Panggung Ekspresi di Tugu Taman Digulis Untan. Kegiatan ini menjadi pusat semarak bagi pemuda dan masyarakat kota. Selasa (28/10/2025) Festival menampilkan berbagai […]

  • Kegiatan IKA Unhas Singkawang dalam acara halal bihalal bersama alumni dan pemerintah daerah

    IKA Unhas Kalbar Perkuat Kolaborasi Daerah Lewat Halal Bihalal di Singkawang

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Singkawang — Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) Kalimantan Barat menggelar Silaturahmi Halal Bihalal bertajuk IKA Unhas On The Spot di Cafe Tepi Sungai, Kota Singkawang, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema Kolaborasi untuk Negeri sebagai upaya memperkuat peran alumni dalam pembangunan daerah. Momentum Konsolidasi dan Jejaring Alumni Ketua PW IKA Unhas Kalimantan Barat, Dr. […]

  • BPW KKSS Kalbar Tunjuk Careteker BPD Pontianak, Jaga Soliditas Organisasi

    BPW KKSS Kalbar Tunjuk Careteker BPD Pontianak, Jaga Soliditas Organisasi

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Pontianak – Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Kalimantan Barat resmi menunjuk Careteker Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS Kota Pontianak. Rabu, (03/09/2029) Penunjukan ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan roda organisasi, melakukan konsolidasi internal, serta menyiapkan kepengurusan definitif melalui musyawarah daerah. Dalam susunan yang ditetapkan, Lendeng Syahrani dipercaya sebagai Ketua Careteker BPD KKSS […]

expand_less