Breaking News
Trending
Beranda » Opini » Menghidupkan Semangat Sumpah Pemuda dalam Gerak Pariwisata Kekinian

Menghidupkan Semangat Sumpah Pemuda dalam Gerak Pariwisata Kekinian

  • account_circle agakarebacom
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 996
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

MAKASSAR – Setiap tanggal 28 Oktober bangsa Indonesia selalu diingatkan pada peristiwa bersejarah yang mengubah arah perjalanan negeri ini, Sumpah Pemuda. Delapan puluh tujuh tahun sebelum era media sosial, para pemuda dari berbagai daerah telah mendeklarasikan satu tekad, satu bahasa, dan satu bangsa Indonesia.

Semangat itu lahir dari kesadaran sederhana namun mendalam: bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk maju, melainkan kekuatan untuk membangun. Dan di masa kini, semangat yang sama dapat kita hidupkan kembali melalui gerakan pembangunan pariwisata sebuah sektor yang tumbuh di atas keberagaman budaya, alam, dan kearifan lokal.

Pariwisata sejatinya adalah cermin kebersamaan. Ia tumbuh ketika masyarakat menjaga alam, melestarikan budaya, dan membuka diri terhadap orang lain. Di titik inilah nilai-nilai Sumpah Pemuda menemukan relevansinya. sama halnya pemuda 1928 berikrar untuk bersatu, pemuda masa kini dapat berikrar untuk bersama membangun pariwisata daerah sebagai wujud cinta tanah air.

Sebagai Ketua Bidang Seni Budaya dan Pariwisata Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Kalimantan Barat, saya melihat betapa pentingnya peran komunitas pemuda perantau dan organisasi kedaerahan dalam mengembangkan sektor ini.

Kita tidak hanya menjaga budaya asal, tetapi juga ikut membangun citra Kalimantan Barat sebagai daerah yang terbuka, beragam, dan ramah wisata.

Kalimantan Barat, misalnya, memiliki kekayaan wisata yang luar biasa  mulai dari Sungai Kapuas, Istana Amantubillah Mempawah, hingga pesona kuliner dan tradisi masyarakat pesisir. Namun potensi itu tak akan berkembang tanpa tangan kreatif dan semangat kolaboratif para pemuda.

Mereka dapat menjadi motor penggerak promosi digital, inovator produk wisata berbasis budaya, hingga penjaga kelestarian lingkungan di sekitar destinasi. Pemuda bukan hanya penonton, tapi pelaku utama dalam menghidupkan denyut perekonomian lokal.

Zaman telah berubah. Nasionalisme kini tak lagi cukup disampaikan melalui pidato dan seremonial. Di era digital, cinta tanah air bisa diwujudkan dengan cara mengangkat nama Indonesia di ruang maya .

Ketika anak muda mempromosikan wisata daerahnya melalui konten kreatif di media sosial, membuat video pendek tentang keindahan alam, atau menulis kisah budaya lokal yang inspiratif mereka sejatinya sedang menggaungkan semangat Sumpah Pemuda versi baru.

Mereka bersatu melalui jejaring digital, berbahasa Indonesia sebagai identitas, dan berbangsa dalam kebanggaan yang ditampilkan ke dunia. Inilah bentuk nasionalisme yang relevan dengan generasi saat ini: nasionalisme yang produktif dan kreatif.

Sumpah Pemuda bukan sekedar peringatan sejarah, tapi pesan moral untuk terus bergerak maju bersama . Dalam konteks pariwisata, semangat itu berarti menjaga identitas budaya, memperkuat kolaborasi, dan berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

Ketika pemuda Kalimantan Barat dan daerah lain di Indonesia berinisiatif memperkenalkan potensi wisata masing-masing dengan cara yang cerdas dan santun, maka mereka sedang melanjutkan perjuangan para pendahulu perjuangan untuk menjadikan Indonesia dikenal, dihargai, dan dicintai.

Sumpah Pemuda telah mempersatukan bangsa. Kini saatnya semangat itu mempersatukan langkah kita dalam membangun pariwisata yang berkarakter, berkelanjutan, dan memuaskan Sebab, mencintai tanah air hari ini bisa dimulai dari hal sederhana: mempromosikan keindahan negeri sendiri.

Penulis: ZUBAIR (Ketua Bidang Seni Budaya dan Pariwisata BPW KKSS Kalbar – Sekretaris DPW HIMAS Kalbar)

  • Penulis: agakarebacom

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • REI Kalbar Bersama Stakeholder Cari Solusi Implementasi LBS-LP2B untuk Pembangunan Berkelanjutan

    REI Kalbar Bersama Stakeholder Cari Solusi Implementasi LBS-LP2B untuk Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Pontianak – DPD Realestate Indonesia (REI) Kalimantan Barat bersama berbagai unsur pemerintah, asosiasi, akademisi, dan pelaku usaha menghadiri forum diskusi yang diselenggarakan oleh Forum Masyarakat Jasa Konstruksi Kalimantan Barat (FORMAJAKON Kalbar) guna membahas implementasi kebijakan Lahan Baku Sawah (LBS) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang berdampak terhadap pembangunan perumahan dan pengembangan kawasan di Kalimantan […]

  • daftar pekerjaan bergaji tinggi tanpa ijazah di tahun 2025

    Tidak Perlu Kuliah, Ini Daftar 10 Pekerjaan Bergaji Tinggi Tanpa Ijazah di 2025

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 3.662
    • 0Komentar

    Pekerjaan bergaji tinggi tanpa ijazah kini menjadi impian realistis banyak orang di tahun 2025. Dalam era digital ini, kesuksesan tidak lagi ditentukan oleh gelar akademik. Kamu bisa membangun karier mapan dengan keterampilan yang relevan, bahkan tanpa menempuh bangku kuliah. Banyak perusahaan membuka lowongan kerja tanpa ijazah terbaru, terutama di sektor digital dan kreatif. Hal ini […]

  • Suasana Kampung Quran Bromo yang diselimuti kabut tebal lereng Tengger

    Kampung Qur’an Bromo: Menanam Benih Hidayah di Balik Kabut Tengger

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Di antara tebalnya kabut dan dinginnya lereng Gunung Bromo, sebuah transformasi spiritual sedang berlangsung secara senyap namun mendalam. Kampung Quran, sebuah oase kecil di tengah masyarakat adat Tengger, membuktikan bahwa iman dan tradisi leluhur tak selamanya harus bersitegang. Gunung Bromo bukan sekadar destinasi wisata bagi masyarakat Dusun Krajan, Desa Wonokerto. Bagi mereka, gunung ini adalah […]

  • 15.000 Orang Ditargetkan Datang ke REI Expo Kalbar 2026, Jadi Pameran Properti Terbesar di Kalibar!

    15.000 Orang Ditargetkan Datang ke REI Expo Kalbar 2026, Jadi Pameran Properti Terbesar di Kalibar!

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Pontianak — REI EXPO KALBAR 2026 siap meramaikan Gaia Bumi Raya City selama lima hari, mulai 26 hingga 30 Agustus 2026. Selain menghadirkan puluhan stan properti, pameran ini juga menyiapkan berbagai kegiatan yang ditujukan bagi masyarakat dan keluarga di Kalimantan Barat. Ketua Panitia REI EXPO 2026, Dedet Gunawan, mengatakan panitia menargetkan sedikitnya 15.000 pengunjung selama […]

  • REI Ketapang–Kayong Utara 2025–2028 Dilantik, Properti Jadi Lokomotif Ekonomi

    REI Ketapang–Kayong Utara 2025–2028 Dilantik, Properti Jadi Lokomotif Ekonomi

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Ketapang – Pengurus Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Ketapang–Kayong Utara periode 2025–2028 resmi dilantik dalam acara yang digelar di Ballroom Grand Zuri, Sabtu (11/4/2026). Pelantikan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran sektor properti dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Pelantikan ini turut dihadiri oleh Bupati Ketapang yang diwakili Sekretaris Daerah, Repalianto, S.Sos., M.Si., […]

  • Biddokkes Polda Sulbar Siaga di Pantai Mallawa, Antisipasi Sengatan Ubur-Ubur dan Bulu Babi saat Libur Lebaran

    Biddokkes Polda Sulbar Siaga di Pantai Mallawa, Antisipasi Sengatan Ubur-Ubur dan Bulu Babi saat Libur Lebaran

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 217
    • 0Komentar

    MAMUJU — Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kesehatan selama libur panjang Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sulawesi Barat menginstruksikan jajaran Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) meningkatkan kesiapsiagaan pelayanan medis, khususnya di kawasan wisata pesisir. Menindaklanjuti arahan tersebut, Biddokkes Polda Sulbar menggelar pengamanan kesehatan di Pantai Mallawa, Kabupaten Mamuju, Rabu (25/3/2026). Kegiatan difokuskan pada pencegahan dan […]

expand_less