Breaking News
Trending
Beranda » Berita » REI Kalbar Bersama Stakeholder Cari Solusi Implementasi LBS-LP2B untuk Pembangunan Berkelanjutan

REI Kalbar Bersama Stakeholder Cari Solusi Implementasi LBS-LP2B untuk Pembangunan Berkelanjutan

  • account_circle agakarebacom
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pontianak – DPD Realestate Indonesia (REI) Kalimantan Barat bersama berbagai unsur pemerintah, asosiasi, akademisi, dan pelaku usaha menghadiri forum diskusi yang diselenggarakan oleh Forum Masyarakat Jasa Konstruksi Kalimantan Barat (FORMAJAKON Kalbar) guna membahas implementasi kebijakan Lahan Baku Sawah (LBS) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang berdampak terhadap pembangunan perumahan dan pengembangan kawasan di Kalimantan Barat.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Rektor Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak tersebut dihadiri Ketua DPD REI Kalimantan Barat H. Baharudin, S.E. beserta jajaran pengurus, Wasekjen DPP REI Ir. Christ Hamsi, Pembina FORMAJAKON Ir. Baskoro Effendi, DPD APERSI Kalimantan Barat beserta jajaran, perwakilan Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat, perwakilan Dinas PUPRPRKP Kabupaten Kubu Raya, perwakilan Dinas Perkim Kota Pontianak, Ketua FORMAJAKON Kalimantan Barat beserta jajaran. Senin, (15/06/2026)

Turut hadir pula sebagai pembicara pada kegiatan tersebut Rektor Universitas Tanjungpura Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si., FCBArb., Rektor Universitas Panca Bhakti Pontianak Dr. Purwanto, S.H., M.Hum., FCBArb., FIIArb., CIM., Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Sabda Setia Pontianak Dr. Ir. Yudi Haliman, S.H., M.H., M.M., FCBArb., FIIArb., serta sejumlah pengembang perumahan yang terdampak langsung oleh implementasi kebijakan LBS dan LP2B di berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Forum ini digelar sebagai wadah untuk menghimpun berbagai masukan dan pandangan terkait implementasi kebijakan LBS dan LP2B yang dalam pelaksanaannya turut memengaruhi pengembangan kawasan perumahan dan penyediaan hunian bagi masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR.

Dalam diskusi tersebut, peserta membahas berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan sekaligus mencari solusi yang dapat mengakomodasi kepentingan pembangunan daerah dan ketahanan pangan secara berimbang.

Ketua DPD REI Kalimantan Barat, H. Baharudin, S.E., menegaskan bahwa REI mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan melalui perlindungan lahan pertanian.

Namun demikian, kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau juga harus menjadi perhatian bersama.

“Pada prinsipnya REI mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. Namun kebutuhan masyarakat terhadap hunian juga merupakan kebutuhan dasar yang harus diperhatikan. Karena itu diperlukan kebijakan yang berimbang agar perlindungan lahan pertanian dan pembangunan perumahan dapat berjalan selaras,”ujarnya.

Menurut Baharudin, forum yang mempertemukan unsur pemerintah, asosiasi, perguruan tinggi, dan pelaku usaha tersebut menjadi momentum penting untuk membangun kesamaan persepsi terhadap berbagai persoalan yang muncul akibat implementasi kebijakan LBS dan LP2B.

“Diskusi ini memberikan ruang bagi seluruh pihak untuk menyampaikan pandangan dan pengalaman di lapangan. Dari berbagai masukan yang disampaikan, terlihat adanya komitmen bersama untuk mencari solusi yang terbaik dan berkelanjutan bagi Kalimantan Barat,” katanya.

Lebih lanjut, Baharudin menyampaikan bahwa pembahasan mengenai LBS dan LP2B tidak akan berhenti pada forum kali ini.

Ia berharap dialog serupa dapat terus dilanjutkan secara lebih mendalam sehingga menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah.

“Ke depan, forum ini akan dilanjutkan kembali dengan pembahasan yang lebih intensif dan komprehensif. Harapannya, dari proses tersebut dapat lahir rekomendasi yang konstruktif dan aplikatif sebagai bahan pertimbangan pemerintah dalam menyempurnakan implementasi kebijakan LBS dan LP2B. Dengan demikian, tujuan menjaga ketahanan pangan dapat berjalan beriringan dengan kebutuhan hunian masyarakat serta keberlanjutan pembangunan daerah,” tegasnya.

Selain itu, Bahrurudin menilai forum yang di selenggarakan oleh Formajakon ini dengan menghadirkan pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah.

Berbagai masukan yang berkembang dalam forum tersebut akan dihimpun dan menjadi bahan pembahasan lanjutan guna menghasilkan rekomendasi yang lebih komprehensif.

Melalui forum ini, seluruh peserta sepakat bahwa komunikasi dan koordinasi antarlembaga perlu terus diperkuat agar implementasi kebijakan LBS dan LP2B dapat mendukung ketahanan pangan tanpa menghambat penyediaan hunian bagi masyarakat serta pertumbuhan sektor properti yang berkontribusi terhadap pembangunan Kalimantan Barat.


(*Red/Rls)

  • Penulis: agakarebacom

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PW IWSS Kalbar

    Gelar Pertemuan Rutin, PW IWSS Kalbar Bahas Program Kerja dan Perkuat Silaturahmi

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Kubu Raya – Pengurus Wilayah Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (PW IWSS) Kalimantan Barat menggelar pertemuan rutin yang dirangkaikan dengan arisan serta pembahasan progres program kerja bidang pendidikan, dakwah, dan kerohanian di Desa Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (28/6/2026). Kegiatan diawali dengan tahsin Al-Qur’an yang dipimpin oleh Hj. Jamilah, S.Ag. Suasana berlangsung khidmat saat para […]

  • Biddokkes Polda Sulbar Siaga di Pantai Mallawa, Antisipasi Sengatan Ubur-Ubur dan Bulu Babi saat Libur Lebaran

    Biddokkes Polda Sulbar Siaga di Pantai Mallawa, Antisipasi Sengatan Ubur-Ubur dan Bulu Babi saat Libur Lebaran

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 304
    • 0Komentar

    MAMUJU — Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kesehatan selama libur panjang Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sulawesi Barat menginstruksikan jajaran Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) meningkatkan kesiapsiagaan pelayanan medis, khususnya di kawasan wisata pesisir. Menindaklanjuti arahan tersebut, Biddokkes Polda Sulbar menggelar pengamanan kesehatan di Pantai Mallawa, Kabupaten Mamuju, Rabu (25/3/2026). Kegiatan difokuskan pada pencegahan dan […]

  • Forum Harmonisasi SLIK OJK, DPD REI Kalbar Dorong Akses KPR MBR Lebih Luas

    Forum Harmonisasi SLIK OJK, DPD REI Kalbar Dorong Akses KPR MBR Lebih Luas

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 964
    • 0Komentar

    Kubu Raya — Implementasi regulasi terbaru terkait Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK menjadi fokus utama dalam kegiatan yang digelar di Aula Kantor Bupati Kabupaten Kubu Raya, Kamis (30/4/2026). Regulasi ini membuka peluang bagi masyarakat dengan riwayat tunggakan kredit di bawah Rp1 juta untuk tetap mengakses Kredit Pemilikan Rumah (KPR), khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah […]

  • rei karhutla

    REI Kalbar Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 22
    • 0Komentar

    PONTIANAK — DPD Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Barat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di kawasan Pasar Seruni, Pontianak, Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian DPD REI Kalbar terhadap masyarakat yang membutuhkan akses air bersih di tengah kondisi kemarau yang berdampak pada ketersediaan air di sejumlah wilayah. Ketua DPD REI Kalimantan Barat, […]

  • Audiensi BPW KKSS

    Kajati Kalbar Terima Audiensi KKSS, Bahas Sinergi Penegakan Hukum dan Kehidupan Sosial Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 85
    • 0Komentar

    PONTIANAK — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat, Dr. Emilwan Ridwan, S.H., M.H., menerima audiensi Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Kalimantan Barat di Restoran Sari Bento Pontianak, Kamis (24/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dengan organisasi paguyuban masyarakat, khususnya dalam mendukung kesadaran […]

  • Retret ASN Kalbar Disorot, Pemprov Pastikan Sesuai Regulasi dan Anggaran

    Retret ASN Kalbar Disorot, Pemprov Pastikan Sesuai Regulasi dan Anggaran

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Pontianak — Polemik kegiatan retret Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akhirnya mendapat penjelasan resmi. Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi ASN yang telah diatur dalam regulasi nasional. Menurutnya, kewajiban pengembangan kompetensi ASN telah ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, […]

expand_less