Breaking News
Trending
Beranda » Organisasi » REI Ketapang–Kayong Utara 2025–2028 Dilantik, Properti Jadi Lokomotif Ekonomi

REI Ketapang–Kayong Utara 2025–2028 Dilantik, Properti Jadi Lokomotif Ekonomi

  • account_circle agakarebacom
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ketapang – Pengurus Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Ketapang–Kayong Utara periode 2025–2028 resmi dilantik dalam acara yang digelar di Ballroom Grand Zuri, Sabtu (11/4/2026). Pelantikan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran sektor properti dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh Bupati Ketapang yang diwakili Sekretaris Daerah, Repalianto, S.Sos., M.Si., serta Bupati Kayong Utara yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rahadi Usman, M.Pd. Hadir pula Kepala Cabang Bank Tabungan Negara (BTN) Pontianak, perwakilan Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) wilayah Ketapang, sejumlah instansi terkait, pengurus REI Komisariat Sintang, serta pengurus DPD REI Kalimantan Barat.

Ketua Panitia Pelantikan, Dwi Ilham, menegaskan bahwa sektor properti memiliki dampak luas terhadap pergerakan ekonomi.

“PropertyNomic bukan sekadar istilah, tetapi sebuah gerakan nyata. Ketika sektor properti bergerak, maka banyak sektor lain ikut terdorong. Ini yang menjadikan properti sebagai lokomotif ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan yang berorientasi jangka panjang.

“Kita ingin menghadirkan kawasan hunian yang tidak hanya terjangkau dan layak, tetapi juga ramah lingkungan. Pembangunan tidak boleh mengorbankan masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua REI Komisariat Ketapang–Kayong Utara, H. Elyuzar, yang akrab disapa Bang Eng, menyampaikan komitmen organisasi dalam mendukung program strategis nasional.

“REI Komisariat Ketapang dan Kayong Utara juga bertekad untuk mensukseskan program pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang merupakan program strategis nasional dan menjadi bagian dari Astacita Presiden Prabowo. Ini menjadi komitmen kami untuk turut serta menghadirkan hunian layak bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penguatan industri properti daerah.

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah, perbankan, dan seluruh stakeholder untuk memperkuat sektor properti di Ketapang dan Kayong Utara. Ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang bagaimana kita berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Ketua DPD REI Kalimantan Barat, H. Baharudin, menilai pelantikan ini sebagai langkah konsolidasi organisasi dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi penegasan arah organisasi dalam menjawab kebutuhan riil daerah,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa REI harus mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.

“DPD REI Kalimantan Barat mendorong Komisariat Ketapang–Kayong Utara untuk memperkuat peran sebagai penggerak ekosistem properti yang produktif, terukur, dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Baharudin juga menekankan pentingnya konsistensi dalam mendukung program nasional.

“Kami menekankan pentingnya konsistensi dalam mendukung program nasional, termasuk pembangunan 3 juta rumah bagi MBR, dengan tetap menjaga kualitas, tata ruang, serta keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.

Ia menutup dengan penegasan soal kolaborasi lintas sektor.

“Sinergi dengan pemerintah daerah, perbankan, dan stakeholder harus dijalankan secara konkret, bukan hanya komitmen normatif,” tutupnya.

Dengan pelantikan ini, REI Komisariat Ketapang–Kayong Utara diharapkan mampu memperkuat kontribusi sektor properti dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

(MAS)

  • Penulis: agakarebacom

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 15.000 Orang Ditargetkan Datang ke REI Expo Kalbar 2026, Jadi Pameran Properti Terbesar di Kalibar!

    15.000 Orang Ditargetkan Datang ke REI Expo Kalbar 2026, Jadi Pameran Properti Terbesar di Kalibar!

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Pontianak — REI EXPO KALBAR 2026 siap meramaikan Gaia Bumi Raya City selama lima hari, mulai 26 hingga 30 Agustus 2026. Selain menghadirkan puluhan stan properti, pameran ini juga menyiapkan berbagai kegiatan yang ditujukan bagi masyarakat dan keluarga di Kalimantan Barat. Ketua Panitia REI EXPO 2026, Dedet Gunawan, mengatakan panitia menargetkan sedikitnya 15.000 pengunjung selama […]

  • Biddokkes Polda Sulbar Siaga di Pantai Mallawa, Antisipasi Sengatan Ubur-Ubur dan Bulu Babi saat Libur Lebaran

    Biddokkes Polda Sulbar Siaga di Pantai Mallawa, Antisipasi Sengatan Ubur-Ubur dan Bulu Babi saat Libur Lebaran

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 240
    • 0Komentar

    MAMUJU — Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kesehatan selama libur panjang Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sulawesi Barat menginstruksikan jajaran Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) meningkatkan kesiapsiagaan pelayanan medis, khususnya di kawasan wisata pesisir. Menindaklanjuti arahan tersebut, Biddokkes Polda Sulbar menggelar pengamanan kesehatan di Pantai Mallawa, Kabupaten Mamuju, Rabu (25/3/2026). Kegiatan difokuskan pada pencegahan dan […]

  • Kampung Quran dan budaya masyarakat Tengger di kawasan Gunung Bromo

    Harmoni Islam dan Budaya Tengger di Kawasan Bromo

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 760
    • 78Komentar

    Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuludin Adab dan Humaniora, Universitas Negeri Islam Salatiga melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) melakukan praktik, kunjungan, atau pengamatan di lapangan di daerah Gunung Bromo yang terletak di Dusun Krajan, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo,Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengaplikasian teori dari tema alkuturasi […]

  • Ide Bisnis yang Ramah Lingkungan dan Menguntungkan

    7 Ide Bisnis yang Ramah Lingkungan dan Menguntungkan

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Bisnis ramah lingkungan kini menjadi pilihan strategis di tengah krisis iklim global. Banyak pengusaha mulai melihat peluang bisnis ramah lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab sosial. Bukan hanya itu, ide bisnis berkelanjutan ini juga terbukti menjadi bisnis menguntungkan dalam jangka panjang. Bisnis hijau menguntungkan telah menjadi magnet baru bagi generasi muda yang peduli bumi. Kesadaran akan […]

  • Penulis: ZUBAIR (Ketua Bidang Seni Budaya dan Pariwisata BPW KKSS Kalbar - Sekretaris DPW HIMAS Kalbar)

    Menghidupkan Semangat Sumpah Pemuda dalam Gerak Pariwisata Kekinian

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 1.020
    • 1Komentar

    MAKASSAR – Setiap tanggal 28 Oktober bangsa Indonesia selalu diingatkan pada peristiwa bersejarah yang mengubah arah perjalanan negeri ini, Sumpah Pemuda. Delapan puluh tujuh tahun sebelum era media sosial, para pemuda dari berbagai daerah telah mendeklarasikan satu tekad, satu bahasa, dan satu bangsa Indonesia. Semangat itu lahir dari kesadaran sederhana namun mendalam: bahwa perbedaan bukanlah […]

  • Audiensi DPD REI Kalbar membahas Lahan Baku Sawah dan pembangunan perumahan di Kalimantan Barat

    DPD REI Kalbar Bahas Persoalan LBS dan Persiapan REI Expo dengan Pemprov Kalbar

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Pontianak – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Kalimantan Barat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (30/7/2026). Pertemuan tersebut membahas persoalan Lahan Baku Sawah (LBS) yang saat ini menjadi kendala bagi sejumlah anggota REI dalam mengembangkan kawasan perumahan. Selain itu, audiensi juga membahas […]

expand_less