Breaking News
light_mode
Trending
Beranda » Mahasiswa » Mengapa Berpikir Kritis adalah “Rem” Wajib di Media Sosial?

Mengapa Berpikir Kritis adalah “Rem” Wajib di Media Sosial?

  • account_circle agakarebacom
  • calendar_month Rab, 24 Des 2025
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

Pernahkah Anda merasa sangat marah setelah membaca sebuah judul berita di media sosial, lalu langsung membagikannya tanpa sempat membaca isinya? Jika iya, Anda tidak sendirian. Kita hidup di era di mana jempol sering kali bergerak lebih cepat daripada pikiran.

Fenomena banjir informasi ini menjadi alasan kuat mengapa kesadaran berlogika harus dibangkitkan kembali. Artikel ini disusun sekaligus untuk memenuhi tugas Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A. dosen pengampu mata kuliah Logic and Critical Thinking.

Riuhnya “Pasar Malam” Digital

Dunia hari ini berada dalam genggaman layar. Setiap detik, jutaan informasi tumpah ruah di platform seperti X, Instagram, dan TikTok. Namun, kecepatan distribusi ini tidak berbanding lurus dengan kualitas pemahaman masyarakat.

Media sosial kini tak ubahnya pasar malam yang bising; semua orang berteriak menawarkan informasi, mulai dari edukasi hingga konspirasi. Masalahnya, algoritma tidak didesain untuk menyaring mana yang benar, melainkan mana yang paling menarik perhatian.

Di tengah situasi ini, kemampuan berpikir kritis menjadi “barang mewah” yang sangat dibutuhkan. Tanpa logika yang kokoh, kita bukan lagi pengguna teknologi, melainkan korban dari arus informasi yang sering kali bias.

Masalah ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari generasi muda yang terpapar layar sejak dini hingga generasi tua yang kerap menjadi sasaran empuk berita bohong atau hoaks.

Menakar Nalar di Tengah Polarisasi

Mengapa kita begitu mudah percaya pada hal-hal yang belum tentu benar? Jawabannya terletak pada cara kerja otak kita yang cenderung mencari pembenaran atas keyakinan pribadi (confirmation bias).

Pertempuran logika ini terjadi di mana-mana, mulai dari ruang grup WhatsApp keluarga hingga kolom komentar media sosial yang memicu perpecahan. Terutama di masa krusial seperti tahun politik atau krisis kesehatan, ketiadaan filter logika dapat memicu konflik sosial yang nyata di dunia fisik.

Dalam studi Logic and Critical Thinking, kita diajarkan bahwa berpikir kritis bukanlah sekadar gemar mendebat, melainkan kejujuran intelektual untuk mengevaluasi informasi berdasarkan bukti, bukan emosi.

Kita sering menjumpai kesesatan berpikir (logical fallacy) di ruang siber, seperti Ad Hominem di mana seseorang menyerang pribadi lawan bicaranya, bukan argumennya. Atau Strawman Fallacy, di mana seseorang memelintir ucapan orang lain agar mudah dijatuhkan. Dengan memahami pola-pola ini, kita memiliki “perisai” agar tidak mudah dimanipulasi oleh narasi yang menyesatkan.

Ringkasan:

Di tengah banjir hoaks media sosial, logika dan berpikir kritis adalah kunci. Artikel ini mengulas cara menjaga nalar agar tak termanipulasi informasi digital.

Deskripsi Singkat:

Artikel ini mengeksplorasi urgensi berpikir kritis di era media sosial untuk menghindari kesesatan berpikir. Disusun oleh Bintang Naura Panda Mulla dengan NIM 1152500120 guna memenuhi tugas Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A. dosen mata kuliah Logic and Critical Thinking di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.


Penulis: Bintang Naura Panda Mulla
Mahasiswa Ilmu komunikasi Universitas 17 Agustus Surabaya


Editor: Rahmat Al Kafi

  • Penulis: agakarebacom

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi KNPI dan GP Ansor, Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda di Momen HUT Kota Pontianak

    Kolaborasi KNPI dan GP Ansor, Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda di Momen HUT Kota Pontianak

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 138
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-254 Kota Pontianak dan Hari Sumpah Pemuda ke-97, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pontianak bersama GP Ansor Kota Pontianak menggelar Festival Adat Budaya dan Panggung Ekspresi di Tugu Taman Digulis Untan. Kegiatan ini menjadi pusat semarak bagi pemuda dan masyarakat kota. Selasa (28/10/2025) Festival menampilkan berbagai […]

  • Cara Mengatasi Asam Lambung Naik Saat Tidur

    7 Cara Mengatasi Asam Lambung Naik saat Tidur yang Bisa Dilakukan di Rumah

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Kamu sering mengalami asam lambung naik saat tidur? Kondisi ini tentu sangat mengganggu kenyamanan dan kualitas tidur Kamu. Ini ada beberapa cara mengatasi asam lambung naik saat tidur. Untungnya, ada beberapa cara mengatasi asam lambung saat tidur yang bisa Kamu lakukan sendiri di rumah. Pada artikel ini, kita akan membahas 7 solusi asam lambung di […]

  • daftar pekerjaan bergaji tinggi tanpa ijazah di tahun 2025

    Tidak Perlu Kuliah, Ini Daftar 10 Pekerjaan Bergaji Tinggi Tanpa Ijazah di 2025

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 2.871
    • 0Komentar

    Pekerjaan bergaji tinggi tanpa ijazah kini menjadi impian realistis banyak orang di tahun 2025. Dalam era digital ini, kesuksesan tidak lagi ditentukan oleh gelar akademik. Kamu bisa membangun karier mapan dengan keterampilan yang relevan, bahkan tanpa menempuh bangku kuliah. Banyak perusahaan membuka lowongan kerja tanpa ijazah terbaru, terutama di sektor digital dan kreatif. Hal ini […]

  • BPW KKSS Kalbar Tunjuk Careteker BPD Pontianak, Jaga Soliditas Organisasi

    BPW KKSS Kalbar Tunjuk Careteker BPD Pontianak, Jaga Soliditas Organisasi

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Pontianak – Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Kalimantan Barat resmi menunjuk Careteker Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS Kota Pontianak. Rabu, (03/09/2029) Penunjukan ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan roda organisasi, melakukan konsolidasi internal, serta menyiapkan kepengurusan definitif melalui musyawarah daerah. Dalam susunan yang ditetapkan, Lendeng Syahrani dipercaya sebagai Ketua Careteker BPD KKSS […]

  • Kegiatan Pagelaran Opu Daeng Manambon yang Digelar oleh KKSS Kalbar

    KKSS Kalbar Sukses Gelar Pertunjukan Drama Perjalanan Opu Daeng Manambon: Minta Nama Pelabuhan Kijing Diubah

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 342
    • 2Komentar

    Pontianak, AgaKareba.com – Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Provinsi Kalimantan Barat (KKSS Kalbar) sukses menggelar Pertunjukan Drama Musikal: Perjalanan Opu Daeng Manambon yang dirangkaikan dengan Mukerwil dan Halal bi Halaldi Pendopo Gubernur pada Minggu (11/05/2025). Pagelaran ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kalimantan Barat dr. Harrison, Anggota DPR RI Komisi V yang juga Ketua Partai Gerindra Kalbar […]

  • Penulis: ZUBAIR (Ketua Bidang Seni Budaya dan Pariwisata BPW KKSS Kalbar - Sekretaris DPW HIMAS Kalbar)

    Menghidupkan Semangat Sumpah Pemuda dalam Gerak Pariwisata Kekinian

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle agakarebacom
    • visibility 832
    • 1Komentar

    MAKASSAR – Setiap tanggal 28 Oktober bangsa Indonesia selalu diingatkan pada peristiwa bersejarah yang mengubah arah perjalanan negeri ini, Sumpah Pemuda. Delapan puluh tujuh tahun sebelum era media sosial, para pemuda dari berbagai daerah telah mendeklarasikan satu tekad, satu bahasa, dan satu bangsa Indonesia. Semangat itu lahir dari kesadaran sederhana namun mendalam: bahwa perbedaan bukanlah […]

expand_less