Connect with us

Makassar

Serapan DBH Cukai Tembakau Sulsel Rp20,9 Miliar

Published

on

cukai tembakau di Provinsi Sulawesi Selatan.

Agakreba.com, Makassar – Serapan dana bagi hasil (DBH) cukai tembakau di Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2017 mencapai Rp20,9 miliar.

Realisasi DBH cukai tembakau tahun 2017 serapannya Rp20,9 miliar, atau 92,10 persen dari total alokasi, kata Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Tautoto Tanaranggina usai membuka Rapat Rekonsiliasi Data Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) di Makassar, Kamis (12/4/2018).

Realisasi ini, kata dia, telah dilaporkan ke Menteri Keuangan, untuk dilakukan evaluasi terkait alokasi penggunaan anggaran tersebut. Pihaknya, lanjut dia, juga telah melakukan evaluasi terhadap penggunaan anggaran tersebut di kabupaten/kota setiap semester.

“Melalui evaluasi ini kita melihat sudah sejauh mana pemanfaatannya dan apa hambatan pengalokasiannya di daerah,” jelas Tautoto yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel tersebut.

Ia berharap di tahun 2019 mendatang, alokasi DBH Cukai Tembakau untuk Sulsel akan meningkat, mengingat tahun ini terdapat dua kabupaten yang beralih status sebagai daerah penghasil tembakau.

“Kami memberi apresiasi kepada Kabupaten Sinjai yang pada 2018 telah beralih status sebagai kabupaten penghasil cukai dan tembakau, dan Luwu sebagai kabupaten penghasil tembakau,” tuturnya.

Peralihan status ini, lanjutnya, akan berdampak pada alokasi DBH yang lebih besar karena daerah tersebut diharapkan akan melakukan pembinaan kepada petani tembakau.

Sejauh ini, menurut dia, baru sembilan dari 11 kabupaten penghasil tembakau di Sulsel yang telah memperoleh status penghasil tembakau. Dua kabupaten yang belum beralih status adalah Maros dan Enrekang.

“Ini yang kita dorong melalui koordinasi antara Kementerian Perkebunan dan Kementerian Keuangan, agar ke-dua daerah ini, juga beralih status sebagai daerah penghasil tembakau,” katanya. (njp)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Makassar

Soni Sarankan DPMPTSP Miliki Aplikasi Kepuasan Konsumen

Published

on

Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono. (kiri)

Agakareba.com, Makassar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Soni Sumarsono menyarankan agar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memiliki aplikasi yang dapat mengukur tingkat kepuasan konsumen.

“Saya sarankan memang harus ada satu lagi aplikasi sistem untuk mengukur ‘happiness’ konsumen,” kata Soni di Makassar, Selasa (24/4/2018).

Aplikasi ini, jelasnya, berupa layar monitor yang menunjukkan emoticon tersenyum, datar, atau cemberut. Masyarakat yang puas terhadap pelayanan yang diberikan akan memilih emotion tersenyum, sebaliknya yang kurang puas akan memilih emotion cemberut.

“Jadi langsung kelihatan persentasenya, dari 100 yang dilayani berapa yang tersenyum, yang menilai masyarakat langsung, bukan lagi atasannya,” jelas Soni.

Secara umum Soni mengatakan DPMPTSP Sulsel sudah menunjukkan kinerja yang sangat baik. DPMPTSP, kata dia, telah memenuhi standar secara sistem.

“Sudah ada 344 perizinan di DPMPTSP wu t, dan sudah satu pintu, karena semua perwakilan dinas teknis sudah ada di sini, di lantau dua,” ucapnya.

Para tenaga yang melayani masyarakat, lanjutnya, juga cekatan, profesional, dan dilakukan secara gratis, tanpa pungutan biaya apa pun.

“Saya monitor memang tidak ada yang bayar, dengan sistem yang terbuka ini saya yakin pungli dan sogok-sogok tidak ada lagi,” pungkasnya. (njp)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

Turnamen Liga Ramadhan Siap Dipatenkan

Published

on

Panitia sekaligus penggagas turnamen Liga Ramadhan berencana mematenkan ajang tersebut setelah mendapat respon dan dikenal masyarakat luas.

Agakareba.com, Makassar – Panitia sekaligus penggagas turnamen Liga Ramadhan berencana mematenkan ajang tersebut setelah mendapat respon dan dikenal masyarakat luas.

Sekretaris Panitia Liga Ramadhan 2018, Syarif Lily di Makassar, Selasa (24/4/2018) mengatakan pematenan turnamen ini cukup penting agar bisa dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Jadi kita memiliki rencana untuk mematenkan nama Liga Ramadhan.Kita coba berkolaborasi dengan pihak terkait agar turnamen ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Liga Ramadhan saat ini memang sudah masuk perhatian nasional.

Bahkan dirinya melihat sendiri bagaimana masyaraka saat berkunjung di beberapa daerah di Indonesia, kata dia, tidak sedikit yang mengaku ikut memantau perkembangan Liga Ramadhan di Makassar.

Apalagi dalam beberapa pelaksanaan sebelumnya memang rutin melibatkan para pemain nasional yang berlaga di kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air.

Khususnya saat kompetisi Indonesia masih dalam status menjalani sanksi dari federasi sepak bola dunia yakni FIFA. Saat itu tidak sedikit yang sengaja didatangkan tim yang berlaga di turnamen tersebut termasuk di antaranya pemain asing.

“Kami juga tentunya berharap dukungan semua pihak termasuk kalangan media agar semakin besar gaungnya,” ujarnya.

Ketua Panitia Herman Rante mengatakan penyelenggara turnamen sepak bola Liga Ramadhan yang dilaksanakan di Makassar, Sulawesi Selatan, 10 Mei – 10 Juni 2018 dibatasi hanya sebanyak 32 tim peserta.

Ia menjelaskan, 32 tim peserta yang ambil bagian pada turnamen ini berasal dari berbagai klub dan instansi di Makassar. Selain itu, kata dia, juga dihadiri beberapa tim yang berasal dari luar Makassar yang tentunya diharapkan semakin meningkatkan kualitas pertandingan.

Adapun tim itu masing-masing Panciro Jaya, Raider 700, Bangau Putra, PS Kencana Sakti, Japfa, Glory 86 FC, Mastor FC, Bank Papua, PS Taeng, IM FC, Adzkar, Rappokalling, Kalegowa United, PS Pelajar Soppeng, Makassar United dan Tamalate FC.

Selanjutnya Rajawali FC, Black Sea Fathir, Bank BTN, Bank Mandiri, Bank Sulselbar, Bank Sulselbar Syariah, Sultan Jaya, Hikma FC, PSAD, Zaka FC, Dharma Lautan A, Mesran Pertamina, Popwil Sulsel, Electric PLN, Manjalling Gowa serta terakhir yakni Kasta Kabupaten Bantaeng. (akd)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

Penerimaan PKB Suksel Naik 9,65 Persen

Published

on

Kepala Bapenda, Sulsel, Tautoto Tanaranggina.

Agakareba.com, Makassar – Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada triwulan I 2018 naik 9,65 persen dibanding triwulan I tahun 2017.

“Pada triwulan pertama tahun 2017 perolehan PKB Sulsel sebesar Rp246,6 miliar sementara triwulan pertama tahun ini mencapai Rp270,4 miliar,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel Tautoto Tanaranggina di Makassar, Senin (23/4/2018).

Ia mengatakan pertumbuhan ini cukup tinggi jika dibandingkan pertumbuhan perolehan PKB tahun 2016-2017 yang hanya naik sebesar 5,48 persen.

Menurut Tautoto, penerimaan PKB tahun 2018 dipengaruhi oleh adanya pemberlakuan pengurangan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dari 12,5 persen menjadi 10 persen yang berlaku sejak Januari 2018. Selain itu, juga adanya penurunan pajak progresif yang juga berlaku mulai 2018.

Lebih lanjut, ia mengatakan penerimaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) juga meningkat 14 persen.

“Pada triwulan I 2017 pencapaian sebesar Rp128,6 miliar dan pada periode yang sama tahun ini sebesar Rp146,9 miliar dari target sebesar Rp601 miliar lebih,” jelasnya.

Penerimaan pajak air permukaan (PAP), kata dia, juga naik sebesar 9,33 persen dibandingkan tahun 2017. Triwulan I 2017 perolehan PAP sebesar Rp128,6 miliar dan tahun 2018 sebesar Rp149,9 miliar dari target sebesar Rp86 miliar lebih.

Sementara itu, penerimaan BBNKB mengalami penurunan 3,62 persen karena adanya pengurangan tarif BBNKB dari 12,5 persen menjadi 10 persen yang mulai berlaku Januari 2018.

Ia menambahkan tahun 2018 ini Bapenda Sulsel menargetkan penerimaan pajak daerah sebesar Rp3,5 triliun lebih atau 37 persen dari APBD Sulsel yang sebesar Rp9,4 triliun. (njp)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending