Connect with us

Tokoh

Saya Tidak Pernah Berpikir Menjadi Kaya

Published

on

“SUKSES hanya bisa direngkuh oleh mereka dengan kemauan yang kuat”.

 

Agakareba.com, Makassar – Tak banyak orang yang bisa menerjemahkan pesan bijak ini dengan sebaik mungkin. Jika Alwi Hamu salah satunya, maka cukup beralasan, karena dia akhirnya mampu membangun kerajaan media lebih dari tiga dekade lamanya.

Jatuh bangun membangun usaha sudah menjadi bagian dari perjalanan hidup pria asal Sidrap yang lahir 71 tahun silam ini. Harian FAJAR yang dinakhodainya sempat mengalami masa-masa sulit di awal terbit pada 1 Oktober 1981.

Semangat kerja inovatif itulah yang membuat Alwi Hamu tak pernah diam. Padahal, dalam usia dan kondisi perusahaan seperti sekarang, Alwi Hamu bisa saja ongkang-ongkang kaki menikmatinya. Namun, itu jauh dari sosok Alwi Hamu. Ia bahkan selalu hadir di tengah-tengah karyawan untuk memberi spirit kerja.

Dari bibir kumis murah senyum itu, kalimat-kalimat inovatif terus mengalir. Ia membakar dada segenap karyawan seraya berujar, “Jangan pernah mau berhenti menombak langit. Sebab, di atas langit masih ada langit.” Salah satu spirit dan motivasi kerja yang selalu diyel-yelkan adalah “Kerja Keras, Tumbuh Bersama Dalam Kebersamaan.”

“Kepercayaan itu inti, selanjutnya izin Tuhan. Ini dasar yang saya lakukan. Saya tidak pernah berpikir menjadi kaya. Kerja keras dalam kebersamaan, itu prinsip saya,” tuturnya.

 

HM Alwi Hamu mendapat penghargaan dari Kapolda Sulsel.  

Membangun bisnis dan berupaya menjadi manusia yang berhasil, juga membutuhkan kesabaran. Kesabaran itu tak ada batasnya. Jika kesabaran seseorang memiliki batas, maka ia bukanlah orang yang sabar, dan tidak akan pernah mencapai manusia paripurna. Sabar merupakan modal dasar sebagaimana trush atau kepercayaan. Itulah adalah jimat. Keduanya harus dipegang teguh. Digigit dengan geraham supaya tak lepas.

Bagi Alwi Hamu, kerja keras tanpa kesabaran dan kepercayaan, maka tak akan berbuah hasil. Karena meski berabad-abad lamanya menanam, benihnya tak akan tumbuh, demikian seperti dikutip dari fajaronline.com (tim)

Author : Rasid


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tokoh

Berjiwa Sosial Milik Indonesia Timur

Published

on

 HM Alwi Hamu selalu mengumandangkan spirit bukan untuk bisnis semata. Bukan pula untuk dirinya, melainkan untuk kehidupan sosial yang lebih baik dan lebih nyata.

Agakareba.com, Makassar –Bukan saja di Sulawesi Selatan, melainkan di Indonesia Timur. Oleh karena itu, ia mengembangkan jaringan melalui kemitraan nasional dan internasional.

Dari dunia internasional, Alwi dipercaya sebagai Konsulat Kehormatan Ceko untuk Kawasan Timur Indonesia.

Bukan Alwi kalau tidak menelurkan gagasan brilian dalam persentuhannya dengan Ceko. Suatu hari, ketika dubes Ceko hadir di Sulawesi Selatan, Alwi langsung memberi motivasi kepada para pengusaha. Di mata Alwi, kedatangan dubes Ceko harus dimanfaatkan. “Jangan hanya Ceko yang membawa barangnya ke Sulsel, kita juga harus menyuplai barang ke sana,” kata Alwi pada saat itu.

Persentuhannya dengan dunia global, menggelitik Alwi menghadirkan pula media cetak di luar negeri. Selain di Hong Kong, lahir pula FAJAR AUSTRALIA dan RADAR TAIWAN. Masyarakat Indonesia di kedua negara itu terus menantikan edisi per edisi media ini. Kalangan TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di Taiwan, bahkan seolah-olah menjadikan bacaan wajib RADAR TAIWAN. Media ini juga menjadi penghubung kegiatan perdagangan kedua negara.

Beberapa rubriknya menjadi inspirasi bagi investor, baik dari Taiwan yang mau ke Indonesia, maupun sebaliknya.

Semua itu dijalani Alwi di tengah-tengah kesibukannya menjalankan amanah mengembangkan Jawa Pos. Ia dipercaya manajemen Jawa Pos untuk menjadi salah satu pimpinan di media yang dirintis Dahlan Iskan tersebut. Namun, di tengah kesibukan itu, Alwi masih memikirkan kebutuhan-kebutuhan masyarakat di Sulawesi Selatan.

Pihak pemerintah di Luwu meminta Alwi membangun pabrik kelapa sawit untuk mengantisipasi produksi petani yang terus bertambah. Selain itu, masyarakat juga semakin membutuhkan pengadaan semen, sehingga Alwi tergerak untuk membangun pabrik semen di Barru.

Pada momen yang sama, Alwi masih memperhatikan kesulitan-kesulitan masyarakat di sektor kesehatan.

Ia kini menyemangati kondisi sosial itu dengan membangun Rumah Sakit Bersalin di Makassar. Padahal, kebanyakan pikiran dan tenaga Alwi tersita untuk aktivitas perusahaan-perusahaan yang tersebar di kawasan Indonesia Timur. Alwi memang telah menjadi milik masyarakat Indonesia Timur. Kehadirannya selalu dinantikan untuk menularkan manajemen dan spirit bisnis yang bebasis idealisme yang kukuh. Alwi pun tak pernah berhenti mewakafkan diri untuk itu. (tim)

Data Diri:

Nama Lengkap: Mohammad Alwi Hamu

Lahir :Parepare, 28 Juli 1944

Istri : Hj Nuraini

Riwayat Penddikan :

• S1 Fakultas Teknik Unhas

Riwayat Pekerjaan : 
• Staf Ahli Wakil Presiden RI

• Konsulat Jenderal Republic Cheko

• Pendiri dan pemilik Fajar Group yang membawahi sekitar 30 media cetak dan
elektronik, serta puluhan perusahaan non media lainnya, demikian seperti dikutip dari fajaronline.com

Author : Rasid


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Tokoh

Buku Biografi KH Arif Marzuki Segera Terbit

Published

on

Agakareba.com, Maros – Yanuardi Syukur, penulis lulusan Unhas segera menerbitkan buku biografi KH M Arif Marzuki. Ulama tersebut merupakan pimpinan Pesantren Darul Istiqamah Maccopa Maros.

Buku tersebut rencananya akan dilaunching di Kabupaten Maros sekitar Oktober tahun ini. “Insya Allah akan terbit Agustus dan masuk pasaran bulan September. Saat ini saya sedang berkoordinasi terkait dengan rencana launching buku,” kata Yanuardi Syukur, Selasa (25/7).

Buku ini menceritakan kehidupan KH M Arif Marzuki dari kecil, dewasa, perjuangannya memimpin Pesantren Darul Istiqamah, dan pemikiran-pemikirannya.

Buku tersebut ditulis dengan bahasa yang ringan dan mudah diambil hikmahnya. “Diharapkan buku ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menciptakan pribadi-pribadi yang baik dan positif di masyarakat,” ujar penulis yang juga berprofesi sebagai dosen tersebut.

Buku KH M Arif Marzuki: Segulung Cerita dari Maccopa diterbitkan oleh Tinta Media (imprint Tiga Serangkai, Solo). Buku ini diberi kata pengantar oleh Imam Shamsi Ali (imam di New York, Presiden Nusantara Foundation Amerika Serikat).

Sejumlah tokoh juga memberikan endorsement dalam buku ini. Di antaranya KH Sanusi Baco, Prof Veny Hadju, Habiburrahman El Shirazy, Oki Setiana Dewi, KH Mudzakkir Arif, dan lain sebagainya, demikian seperti dikutip dari fajaronline.com (fo)

Author : Muhammad Nursam


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending