Connect with us

Makassar

Rela Diceraikan Nurdin Abdullah, Tanribali Lamo Titip Pesan Khusus

Published

on

Agakareba.com, Makassar – Bakal calon wakil gubernur Sulsel Mayor Jenderal (Purn) Tanribali Lamo menerima tidak berpasangan dengan Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah. Namun, Tanribali menitip pesan khusus.

Mantan Direktur Jenderal Kesatuan Bangsa & Politik Kementerian Dalam Negeri RI menegaskan, kejadian seperti ini biasa di dalam politik. Terpenting bagi dia adalah bagaimana mementingkan masyarakat Sulsel sekarang.

“Ini untuk kepentingan masyarakat Sulsel ke depan sehingga pilihan dan keputusan itu harus ada,” kata Tanribali, kepada FAJARONLINE.COM, Selasa (19/9/2017).

Wasekjen DPP Partai Golkar ini menegaskan akan tetap bersama-sama dengan kandidat gubernur yang lekat sapaan Pak Prof itu. Sekalipun bukan sebagai wakilnya. Bagi Tanribali, mengabdi untuk memperjuangkan kepentingan orang banyak tidak harus di posisi itu, di bagian lain pun masih bisa.

“Saya bersama Pak Prof dari awal mau mengabdi untuk Sulsel. Kalau nantinya menghendaki lain dari rencana, saya tetap bersama Prof walau sebagai tim atau lainnya,” jelasnya.

Meski begitu, Tanribali berharap kepada Nurdin Abdullah agar tidak salah dalam menentukan pasangannya. Paling tidak, kata dia, satu tingkat punya kelebihan di atasnya mulai dari popularitas, akseptablitas, dan elektabalitasnya.

“Pengganti saya harus lebih, karena kalau ada yang lebih dari saya, kenapa tidak,” kata mantan karteker gubernur Sulsel itu, seperti dikutip dari fajaronline.com. (taq)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Makassar

Pemprov Sulsel Siapkan Sekretariat Desk Pilkada

Published

on

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel, Tautoto Tanaranggina.

Agakareba.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan Sekretariat Desk Pemilihan Kepala Daerah untuk mengawal kelancaran pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.

“Kami menjadikan ruang kerja Sekprov sebagai Sekertariat Desk Pilkada, agar koordinasi bisa dilakukan secara terpusat,” kata Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Tautoto Tanaranggina, di Makassar, Minggu (24/6/2018).

Penetapan pusat koordinasi ini, kata dia, dibuat setelah melakukan rapat terbuka dengan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) setempat.

“Yang utama adalah bagaimana koordinasi kita ke KPU, Bawaslu, kepala daerah, dan seluruh stakeholder yang terkait dalam proses pilkada,” ujarnya lagi.

Desk Pilkada ini, kata dia, dalam kapasitas memantau, dan bukan sebagai pelaksana.

“Kami hanya melihat apa yang kurang, kemudian membantu kekurangan itu sebisa mungkin,” ujarnya pula.

Pihaknya, kata Toto, menyiapkan tim yang terdiri dari sejumlah OPD di Pemprov Sulsel untuk aktif berkoordinasi sejak tanggal 25 Juni hingga proses penghitungan suara selesai. Para OPD ini pun mendapat tugas di setiap daerah yang telah ditetapkan sebelumnya. “Mereka disuruh untuk mendampingi jika ada sejumlah petinggi dari pusat, untuk memantau langsung ke daerah,” katanya pula.

Nantinya, lanjut dia, ruangan yang menjadi tempat kerja sehari-hari ini menjadi pusat informasi, baik terkait jumlah kecurangan, jumlah suara rusak hingga bagaimana penghitungan suara berlangsung. (njp)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

Feri Menuju Balikpapan Gagal Berlayar Akibat Kerusakan

Published

on

Kapal feri yang melayani rute pelayaran Mamuju Sulawesi Barat menuju Pelabuhan Kariangau, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, mengalami penundaan keberangkatan akibat kerusakan mesin.

Agakareba.com, Mamuju – KM Mandala Nusantara, kapal feri yang melayani rute pelayaran Mamuju Sulawesi Barat menuju Pelabuhan Kariangau, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, mengalami penundaan keberangkatan akibat kerusakan mesin.

Dari pantauan hingga Jumat (22/6/2018) dinihari, sebagian penumpang masih ada yang di pinggir Dermaga Simboro Mamuju, sambil menunggu kapal siap berlayar.

Sementara sebagian penumpang juga beristrahat di ruang-ruang kapal feri yang sedianya berangkat pada Kamis sore sekitar pukul 15.00 Wita.

“Saya naik ke atas kapal sejak siang tadi (Kamis) sekitar pukul 12.00 Wita dan hingga malam belum diberi makan. Airnya pun di kolam tidak ada sehingga kami tidak bisa ambil air wudlu untuk melaksanakan shalat,” kata seorang penumpang KM Mandala Nusantara, Ibu Misnah.

Penumpang yang mengaku akan berangkat ke Kota Bontang (Kalimantan Timur) itu mengaku, penundaan pelayaran KM Mandala Nusantara itu akibat cuaca buruk.

“Dari informasi yang kami terima dari kru, keberangkatan kapal ditunda akibat adanya cuaca buruk,” ujar Misnah.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Mamuju Agus Melsih membenarkan penundaan pelayaran KM Mandala Nusantara itu akibat mengalami kerusakan salah satu mesin.

“Sebenarnya, menurut keterangan kru, jika dipaksakan kapal bisa saja diberangkatkan tetapi mereka tidak mau mengambil risiko. Salah satu mesin pendukung mengalami masalah dan saat ini masih dalam proses perbaikan,” kata Agus.

Terkait informasi cuaca buruk yang disampaikan ke penumpang, Agus mengatakan bahwa hal itu sengaja dilakukan agar para penumpag tidak panik.

“Jika disampaikan bahwa kapal sedang mengalami kerusakan mesin, dikhawatirkan akan membuat penumpang panik sehingga informasi yang disampaikan bahwa penundaan akibat adanya cuaca buruk,” kata Agus.

Ia menyatakan, sebanyak 239 penumpang KM Mandala Nusantara tersebut, sedianya diberangkatkan pada Kamis sore sekitar pukul 15.00 Wita.

“Kami tidak memberi toleransi dan jumlah penumpang KM Mandala Nusantara kami sesuaikan kapasitasnya, yakni 239 penumpang. Rencananya, kapal feri berlayar sekitar pukul 15.00 Wita,” katanya.

Namun karena ada kerusakan dan kru kapal memberikan estimasi hingga pukul 24.00 Wita. “Tetapi sampai sekarang belum selesai sehingga kami belum bisa memastikan kapan akan diberangkatkan. Jika sudah selesai, tentu akan segera kami izinkan berlayar,” kata Agus. (amr)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

Arus Balik – Puncak Arus Balik Poros Polman Padat Lancar

Published

on

Puncak arus balik lalu lintas di jalur Trans Sulawesi Kabupaten Polewali Mandar pada H+5 lebaran Idul Fitri terpantau padat dan lancar.

Agakareba.com, Polewali Mandar (Polman) – Puncak arus balik lalu lintas di jalur Trans Sulawesi Kabupaten Polewali Mandar pada H+5 lebaran Idul Fitri terpantau padat dan lancar.

Pemantauan di Polman, Rabu (20/6/2018) malam, iring iringan kendaraan yang melintas di jalur poros Trans Sulawesi Kabupaten Polman terpantau padat aman dan lancar sejak siang sore hingga malam hari.

Kemacetan kendaraan sempat terjadi di poros trans sulawesi Kecamatan Binuang Kabupaten akibat kecelakaan yang terjadi pada truk pengankut tabung gas, kendaraan tersebut menutup separuh badan jalan.

Polisi setempat kemudian memberlakukan sistem buka tutup jalan, sehingga tampak antrian panjang ratusan kendaraan dari arah selatan Kabupaten Polman hingga pukul 23.00 wita.

Kasat Lantas Polres Polman, AKP Suhartono, mengatakan di jalur Trans Sulawesi di Kabupaten Polman, menghubunkan kota Mamuju ibukota Provinsi Sulbar dan Makassar Provinsi Sulawesi selatan semuanya masih lancar dan terkendali seperti pada arus mudik lebaran.

“Arus balik lebaran tahun ini telah diantisipasi agar tidak terjadi kemacetan yang berarti dengan menyiagakan personil untuk mengantisipasi ketika kecelakaan lalu lintas dan bencana terja,” katanya.

Ia mengatakan Operasi Ketupat Siamasei 2018 guna memperlancar dan mengamankan arus mudik dan balik lebaran, dan polisi telah menyiapkan pos pengamanan dan pelayanan lebaran yang tersebar di sejumlah kecamatan dan titik strategis yang ada di Kabupaten Polman, pos pelayanan lebaran tersebut juga disiapkan untuk res area arus balik pemudik.

Operasi Ketupat Siamasei 2018 juga guna memperlancar dan mengamankan arus mudik lebaran dengan bersiaga di jalan rusak untuk mengatur kelancaran lalu lintas agar arus balik agar tetap aman dan lancar.

“Masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik diminta tetap memanfaatkan pos pelayanan, bagi pemudik yang mengantuk diminta untuk tidak melanjutkan perjalanan, karena telah disiapkan pos pelayanan lebaran di sejumlah kecamatan di Polman,” katanya.

Ia tetap menghimbau agar masyarakat pengendara tetap menjaga keselamatan dan memerhatikan rambu lalu lintas. (mfh)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending