Connect with us

Makassar

Penumpang di Terminal Simbuang pada H-5 Menurun

Published

on

Penumpang arus mudik pada H-5 atau lima hari sebelum Idul Fitri 2018 di Terminal Tipe A Simbuang Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.

Agakareba.com, Mamuju – Jumlah penumpang arus mudik pada H-5 atau lima hari sebelum Idul Fitri 2018 di Terminal Tipe A Simbuang Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, turun dibanding hari sebelumnya.

“Terjadi penurunan penumpang arus mudik di Terminal Simbuang hari ini (Minggu) dibanding hari sebelumnya atau pada H-6, yakni pada Sabtu (11/6/2018),” ujar Kepala Terminal Simbuang Mamuju Sukri, Minggu (10/6/2018) malam.

Pada Minggu malam, lanjutnya, jumlah bus yang berangkat dari Terminal Simbuang Mamuju dengan trayek Kota Makassar Sulsel sebanyak sembilan bus yang mengangkut 249 penumpang.

Namun, jumlah itu naik dibandingkan pada H-5 saat arus mudik Idul Fitri tahun sebelumnya (2017) yang hanya 208 penumpang dengan diangkut sembilan bus.

Sedangkan untuk kedatangan penumpang dari Kota Makassar yang tiba di Terminal Simbuang pada Minggu sebanyak 258 dengan diangkut 10 bus.

“Untuk kedatangan di Terminal Simbuang hari ini sebanyak 10 bus dengan 258 penumpang atau naik dibanding kedatangan penumpang pada hari sebelumnya (Sabtu) atau pada H-6 yang hanya sebanyak 215 orang dengan diangkut 10 armada,” terang Sukri.

Seperti pada pemberangkatan arus mudik di Terminal Simbuang pada H-7 dan H-6, setiap awak bus dan sopir juga harus menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine untuk memastikan seluruh awak bebas dari narkoba dan tidak dalam pengaruh minuman keras.

Begitu pun dengan pemeriksaan fisik kendaraan lanjutnya, tetap diperiksa untuk memastikan bus angkutan mudik tersebut laik beroperasi untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan para penumpang.

“Jadi, pemeriksaan kesehatan dan kelaikan kendaraan itu akan terus diintensifkan hingga pada proses arus balik nanti. Setiap sopir dan awak bus harus melalui pemeriksaan kesehatan dan urine untuk memberikan rasa aman kepada para penumpang,” jelas Sukri.

Ia menyatakan, proses pemberangkatan bus arus mudik pada H-5 yang berlangsung mulai pukul 21. 00 Wita itu berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.

“Seluruh pemberangkatan hari ini berjalan tertib, aman, dan lancar. Kami berharap seluruh proses arus mudik hingga arus balik tahun ini berjalan dengan baik,” kata Sukri. (amr)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Makassar

Gubernur Minta Pemkot Tuntaskan Polemik Pasar Sentral

Published

on

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono.

Agakareba.com, Makassar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono meminta kepada Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto agar polemik Pasar Sentral segera di tuntaskan secepatnya.”Kita percayakan urusan pasar sentral di tangan wali kota dan saya sudah memberikan pengarahan agar segera dituntaskan,” ujar Soni Sumarsono di Makassar, Senin (20/8/2018).

Ia mengatakan relokasi pedagang sudah harus rampung minggu pertama September, apalagi dengan mulai lunaknya pihak pengembang PT Melati Tunggal Inti Raya (MTIR).

Sumarsono menyatakan pihaknya sudah memberikan banyak arahan dan memediasi antara pedagang, pengembang dan pemerintah sehingga permasalahan yang sudah bertahun-tahun sudah harus di akhiri.”Kita bersepakat hari ini. Sebenarnya masalah sudah mendekati paripurna, sudah ada kesepakatan, termasuk MTIR juga sudah kendor, sudah mengalah banyak untuk kepentingan penyelesaian masalah yang sudah bertahun-tahun ini,” katanya.Menurut dia, dari dialog langsung dengan pedagang yang pernah dilakukannya, Soni mengatakan masalah pedagang, pada dasarnya sudah sepakat semua untuk masuk ke dalam.Para pedagang, kata dia, juga sudah jenuh dengan berbagai persoalan termasuk cuaca panas di luar dari gedung mewah tersebut.

Namun, permintaannya adalah bagaimana meyakinkan mereka ada jaminan mendapatkan tempat di New Makassar Mall.”Saya kira MTIR hari ini sudah menegaskan, seluruh pedagang dijamin akan mendapatkan tempat. Kalau tidak ada segera lapor ke MTIR,” terangnya. Soni menyatakan mengenai harga dalam teori pasar bertingkat itu memang dikenal dengan harga dasar. Harga dasar itu tergantung posisi dan lainnya.”Semua proses bukan di depan diselesaikan. Enam bulan diberi waktu, bahkan tidak ditarik retribusi, free, gratis, silahkan enam bulan dicoba dulu,” ujar Soni.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengaku telah memiliki formula penyelesaian terkait kisruh relokasi pedagang pasar sentral.

“Soal pasar sentral kita sudah memiliki formula, tinggal kesepakatan kita dengan MTIR dan beberapa pedagang. Selama ini isunya tidak ada kesepatan harga, 80 persen pedagang sudah sepakat, 20 persen belum sepakat. Yang kita sepakati adalah, kalau 80 persen berarti sudah tidak ada masalah. 20 persen ini masuk dulu ke dalam. Itu permintaannya mereka. Enam bulan di dalam. Sambil kita negosiasi, sampai menemukan kesepakatan,” ucap Danny. (mhs)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

Honda Target Penjualan 690 Unit di GIIAS

Published

on

Honda menargetkan penjualan sebanyak 690 unit mobil pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar Auto Show 2018.

Agakareba.com, Makassar – Agen Pemegang Merek (APM) Honda menargetkan penjualan sebanyak 690 unit mobil pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar Auto Show 2018.

“Untuk target penjualan kami di GIIAS Makassar Auto Show 2018 ini, kami menargetkan penjualan lebih dari 690 unit mobil untuk semua tipenya,” ujar General Manager Region 2 PT. Prospect Motor, Main Dealer Honda Outside Java Area Andy Antonius di Makassar, Senin (20/8/2018).

ia mengatakan target penjualan untuk tahun ini masih menggunakan angka transaksi penjualan di tahun sebelumnya yang pada 2017 berhasil menjual sebanyak 690 unit di semua tipe.

Antonius menyatakan target penjualan pada angka 690 adalah merupakan target minimal, apalagi dengan hadirnya beberapa varian baru seperti dua mobil jenis city car yakni Honda Brio Satya dan Brio RS yang tampil dengan desain barunya.

“Honda Brio merupakan salah satu line-up kebanggaan Honda. Sejak hadir di Indonesia 2012, Honda Brio telah meraih berbagai macam penghargaan untuk berbagai macam kategori. All New Honda Brio telah dikembangkan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia dan dengan desain baru ini kami masih percaya angka penjualan masih tetap tinggi,” katanya.

Dia mengungkapkan Honda Brio pertama kali diluncurkan di Indonesia pada 2012, disusul dengan Honda Brio Satya pada 2013 yang diperkenalkan sebagai mobil LCGC (Low Cost Green Car).Pada 2016, Honda Brio mengalami penyegaran dari sisi tampilan yang semakin premium dan fitur yang semakin lengkap. Tidak hanya, itu Honda juga memperkenalkan varian Honda Brio RS yang menawarkan karakter lebih sporty.”Hingga saat ini, lebih dari 237.000 unit Honda Brio sudah terjual di seluruh Indonesia dan sebanyak 32 penghargaan telah diterima untuk model ini dari berbagai media maupun ajang penghargaan bergengsi di Indonesia,” terangnya.

Menurut dia, momen GIIAS hanya ada satu kali dalam setahun dan untuk pameran terbesar itu, pihaknya memberikan banyak penawaran menarik selama pelaksanaan pameran dari Selasa-Minggu (21-26/8).

Penawaran yang ditawarkannya lima hari pameran yakni, tanda jadi atau (TDP) mulai dari Rp20 juta lebih dengan bunga nol persen selama tiga tahun, ADDB 20 persen, double lucky dip hingga Rp800 juta, cicilan mulai dari Rp1 juta lebih, gratis cicilan hingga lima bulan dan progra negosiasi sampai jadi.

“Untuk program nego sampai deal itu hanya berlaku di pameran dan unit yang bisa di nego hanya 10. Jadi, siapa yang cepat, maka dia yang akan dapatkan mobil impiannya,” ucapnya. (mhs)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

Polda Sulsel Limpahkan Perkara Manager Abu Tour

Published

on

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol, Dicky Sondani.

Agakareba.com, Makassar – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan melimpahkan perkara Manajer Keuangan PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours) Muh Kasim ke Kejaksaan Negeri Makassar setelah semua berkas perkara dinyatakan lengkap oleh tim jaksa peneliti.

“Setelah tim jaksa peneliti menyatakan perkara sudah lengkap (P-21), maka hari ini kami tahap dua perkaranya karena proses penyidikan sudah rampung,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Senin (20/8/2018).

Ia mengatakan pelimpahan tahap dua yakni penyerahan tersangka dipimpin langsung Kepala Sub-Direktorat (Kasubdit) II Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sulsel, Kompol Wirdhanto Hadicaksono dan beberapa penyidik lainnya kepada kejaksaan.

Dicky menyatakan semua syarat formil dan materiil yang diminta oleh tim jaksa peneliti Kejati Sulsel sudah dipenuhi hingga akhirnya kasusnya dinyatakan lengkap.

“Setelah pelimpahan tahap dua selesai, tersangka dan barang buktinya, maka proses selanjutnya sudah berada di tangan kejaksaan sebelum disidangkan di pengadilan,” ucapnya.

Dalam kasus ini, Muh Kasim merupakan salah satu dari empat tersangka kasus dugaan penipuan dan tindak pidana pencucian atas dana Rp96.601 jamaah Umrah Abu Tours senilai Rp1,8 triliun.

Setelah pelimpahan itu, penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel masih menangani dua perkara tersangka Abu Tours yakni istri Hamzah Mamba, Nur Syariah alias Riah, serta Komisaris Perusahaan Abu Tours Chaeruddin alias Heru.

Satu tersangka lainnya yakni Chief Executive Officer Abu Tour Hamzah Mamba telah terlebih dahulu dilimpahkan perkaranya ke kejaksaan, namun hingga saat ini masih menunggu jadwal persidangan.

Sebelumnya Jumat (23/3/2018) penyidik menetapkan Hamzah Mamba sebagai tersangka karena perusahaannya yang bergerak di bidang travel umrah itu tidak mampu memberangkatkan 86.720 jamaahnya ke Arab Saudi.

Mantan Direktur Sabhara Polda Kepulauan Riau itu mengatakan dalam menangani kasus Abu Tour ini pihaknya berkoordinasi intensif dengan Kemenag Sulsel.

Total kerugian para jemaah umrah yang jumlahnya sebanyak 86.720 orang itu diperkirakan lebih dari Rp1,8 triliun sesuai dengan besaran dana yang masuk dari setiap jamaah.

Atas ketidakmampuan dari pihak Abu Tour dalam memberangkatkan jamaah umrah ini, pihaknya menjerat tersangka dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah jo Pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan serta Pasal 45 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Dicky menerangkan ancaman hukuman untuk tersangka adalah pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda Rp10 miliar. (mhs)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Agakareba.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya.
© Media Agakareba.com termasuk salah satu anggota jaringan Media Agakareba Group (MAG).
Email :
redaksi@agakareba.com
WA Center :
0878-15557788 , 0855-7777888
© Terbit Sejak 16 Maret 2017