Connect with us

Makassar

Pemprov Sulsel Serahkan Gedung Kantor untuk Bawaslu

Published

on

Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono.

Agakareba.com, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyerahkan aset gedung di jalan AP Pettarani, Makassar dengan skema pinjam pakai untuk digunakan sebagai kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel.

“Jangka waktu pinjam pakai gedung ini selama lima tahun, dan bisa diperpanjang untuk lima tahun lagi, bahkan bisa jadi nantinya dihibahkan permanen kepada Bawaslu,” kata Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono usai menandatangani perjanjian pinjam pakai gedung tersebut di Makassar, Senin (25/6/2018).

Ia mengatakan status dari aset gedung tersebut adalah barang milik daerah, dan selama lima tahun pemeliharaan gedung tersebut dibebankan kepada pemakai dalam hal ini Bawaslu Sulsel.

“Jadi kalau nanti perlu dicat atau diperbaiki itu tanggung jawab Bawaslu,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa dalam masa pinjam pakai tersebut, dilarang mengalihkan aset barang milik daerah tersebut ke pihak lain.

Sementara Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi mengatakan proses pinjam pakai aset pemprov tersebut tidaklah mudah, karena juga melibatkan DPRD. Sebelumnya, gedung tersebut digunakan bersama dengan Dinas Ketenagakerjaan Sulsel, dan Bawaslu hanya menempati lantai dua gedung itu.

Namun, kata Laode, berkat gerak cepat Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono dan jajarannya, kini gedung tersebut digunakan khusus oleh Bawaslu.

“Kita berharap, kini fungsi pengawasan dan penyelesaian sengketa tidak lagi terhalang masalah ruangan dan layanan kepada masyarakat dapat dilakukan lebih baik lagi,” tuturnya.

Pihaknya, kata dia, juga akan berupaya agar kantor tersebut nantinya dapat dimiliki secara permanen oleh Bawaslu, dengan mekanisme hibah.

Sekretaris Jenderal Bawaslu RI Gunawan Siswantoro menambahkan, pihaknya berharap kantor Bawaslu dijadikan rumah rakyat dan pusat pengawasan pemilu.

“Kantor ini harus dijadikan rumah rakyat, jadi pusat pembelajaran pengawasan pemilu, kita berharap adik-adik mahasiswa banyak mencari data di Bawaslu untuk penelitian,” kata dia. (njp)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Makassar

Film Cindola Na Tape Tayang Agustus 2018

Published

on

Para Pemeran Film Cindola Na Tape karya sineas Makassar, Sulawesi Selatan siap tayang di layar lebar seluruh bioskop tanah air mulai 23 Agustus 2018.

Agakareba.com, Makassar – Film Cindolo Na Tape karya sineas Makassar, Sulawesi Selatan siap tayang di layar lebar seluruh bioskop tanah air mulai 23 Agustus 2018.

“Intinya film ini kelanjutan dari film pendek sebelumnya. Kalau dulu Timi dan Ian masih SMP, sekarang mereka sudah duduk di bangku SMA,” kata sutradara film tersebut, Andi Burhamzah melalui siaran persnya, Jumat (20/7/2018).

Film ini merupakan produksi ulang dari film pendek berjudul sama yang pernah booming di tahun 2007. Cinta Sama Dengan Cindolo Na Tape merupakan garapan 786 Production dan Timur Pictures Maizura dikenal sebagai penyanyi bersuara merdu berperan sebagai Cinde selaku bintang utama. Sedangkan Timi diperankan oleh Andi Thesar Resandy dan Brillian Sondakh sebagai Ian.

Film ini menceritakan dua remaja yang bersahabat sejak di bangku Sekolah Menengah Pertama. Beragam kisah mewarnai kehidupan Timi dan Ian, termasuk cintanya pada Cinde (Maizura) Karakter Timi dan Ian menjadi kekuatan dari cerita di film itu. Bagi publik Makassar, terutama yang sudah menonton film pendek Cinta sama dengan Cindolo Na Tape yang diproduksi tahun 2007, pasti memiliki kerinduan menyaksikan Timi dan Ian hadir di layar lebar.

Selain itu kehadiran Maizura sebagai Cinde merupakan karakter baru yang diprediksi bakal menyaingi Milea-nya Dilan. Akting jebolan dari The Voice Of Indonesia ini membuat banyak orang terkagum-kagum.

Dirinya percaya dengan mengandalkan 100 persen aktor dan aktris Makassar, film Cinta sama dengan Cindolo na Tape akan menjadi tontonan yang menghibur dan dekat dengan kehidupan keseharian.

penampilan Syukri yang saat ini sedang hits dengan sejumlah web seriesnya,” tutur Anca disapa akrab itu. (mdf)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

Polisi Limpahkan Perkara Abu Tour ke Kejaksaan

Published

on

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes, Dicky Sondani.

Agakareba.com, Makassar – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan melimpahkan kasus jemaah umrah PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours) ke Kejaksaan Negeri Makassar setelah semua berkas perkara dinyatakan lengkap oleh tim jaksa peneliti.

“Karena kasusnya sudah P-21 (dinyatakan lengkap) oleh jaksa peneliti di Kejati Sulsel, maka sesuai dengan jadwal hari ini langsung pelimpahan tahap dua,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani, di Makassar, Jumat (20/7/2018).

Ia mengatakan pelimpahan perkara dengan tersangka bos Abu Tours Hamzah Mamba yang ditanganinya sejak beberapa bulan lalu itu telah beberapa kali mendapat perbaikan-perbaikan sesuai dengan petunjuk dari tim jaksa peneliti.

Dicky menyatakan semua syarat formil dan materiil yang diminta oleh tim jaksa peneliti Kejati Sulsel sudah dipenuhi hingga akhirnya kasusnya dinyatakan lengkap.

“Setelah pelimpahan tahap dua selesai, tersangka dan barang buktinya, maka proses selanjutnya sudah berada di tangan kejaksaan sebelum disidangkan di pengadilan,” katanya.

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel Salahuddin menyatakan pelimpahan tahap dua dilakukan setelah semua proses pemeriksaan berkas perkara dinyatakan lengkap dan memenuhi semua unsur tindak pidananya.

“Setelah semua selesai, pelimpahan dari polda ke kejati kemudian diteruskan ke Kejari Makassar untuk didaftarkan di panitera pengadilan sebelum disidangkan,” katanya lagi.

Sebelumnya, Jumat (23/3/2018), penyidik Polda Sulsel menetapkan Hamzah Mamba sebagai tersangka karena perusahaannya yang bergerak di bidang travel umrah itu tidak mampu memberangkatkan jemaahnya ke Arab Saudi.

Total kerugian para jemaah umrah yang jumlahnya sebanyak 96.601 orang itu diperkirakan lebih dari Rp1,4 triliun sesuai dengan besaran dana yang masuk dari setiap jemaah.

Atas ketidakmampuan dari pihak Abu Tour dalam memberangkatkan jamaah umrah ini, pihaknya menjerat tersangka dengan Undang Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah jo pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan serta pasal 45 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Kombes Dicky Sondani menyatakan ancaman hukuman yang disangkakan kepada tersangka adalah pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda Rp10 miliar. (muh)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Mobil di Sulbar

Published

on

Polres Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan menangkap kawanan pelaku penggelapan kendaraan roda empat pada dua tempat berbeda yakni di Makassar, Sulsel dan di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Agakareba.com, Makassar – Polres Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan menangkap kawanan pelaku penggelapan kendaraan roda empat pada dua tempat berbeda yakni di Makassar, Sulsel dan di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

“Selama dua hari anggota berhasil menangkap dua orang kawanan pelaku penggelapan mobil, dan yang satu sudah ada di mapolres, satunya lagi dalam perjalanan dari Sulbar,” ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan AKP Benny Pornika, di Makassar, Jumat (20/7/2018).

Ia mengatakan kedua pelaku yang diamankan itu, yakni Imran dan Anchu selaku penadahnya. Pelaku Imran melakukan penggelapan mobil jenis Suzuki Carry milik Merly di Jalan Tarakan Makassar.

Benny menerangkan proses tindak pidana penggelapan mobil itu terjadi pada Februari 2018. Korban yang merasa ditipu kemudian melaporkan pelaku ke Polres Pelabuhan Makassar.

Berdasarkan pelaporan tersebut, polisi kemudian melakukan pemeriksaan kepada korban untuk melacak keberadaan para pelakunya hingga akhirnya menemukan lokasi pelariannya.

Dia menyatakan, pelaku pertama yang ditangkap adalah Imran di Kota Makassar, setelah sebelumnya melarikan ke Kabupaten Bulukumba dan kembali lagi ke Makassar.

“Infonya berada di Kabupaten Bulukumba dan saat dikejar ke sana ternyata sudah balik lagi ke Makassar. Nanti di Makassar di rumah salah seorang kerabatnya baru bisa ditangkap,” katanya pula.

Benny menambahkan penangkapan Imran kemudian dikembangkan untuk menangkap pelaku lainnya, karena ikut terlibat dalam penggelapan satu unit mobil yang mengakibatkan kerugian bagi korbannya sebesar Rp128 juta.

“Pelaku Imran ini menjual mobil itu kepada rekannya Anchu sebesar Rp4 juta. Anchu usai membeli mobil itu kemudian membawanya ke Sulbar sebelum diringkus,” kata dia lagi. (muh)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Agakareba.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya.
© Media Agakareba.com termasuk salah satu anggota jaringan Media Agakareba Group (MAG).
Email :
redaksi@agakareba.com
WA Center :
0878-15557788 , 0855-7777888
© Terbit Sejak 16 Maret 2017