Connect with us

Makassar

Panti Asuhan akan Disidak Terkait Perdagangan Orang

Published

on

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, Tenri Ampa Palallo. (kanan)

Agakareba.com, Makassar – Gugus Tugas Trafficking bentukan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Makassar akan melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah panti asuhan dan panti pijat di kota ini terkait dengan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Kita sudah membentuk gugus tugas dan nantinya tim ini akan turun secara bersama-sama melakukan sidak ke sejumlah panti asuhan dan panti pijat,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tenri Ampa Palallo di Makassar, Rabu (25/4/2018).

Ia mengatakan, sidak yang akan dilakukannya itu akan fokus kepada sejumlah panti asuhan dan panti pijat yang tidak memiliki izin. Data mengenai panti-panti yang tidak berizin juga sudah dimilikinya.

Tenri mengaku jika pihaknya melibatkan beberapa unsur dalam tim gugus trafficking itu diantaranya Dinas Sosial, Dinas Pariwisata Makassar, DP3A serta pihak kepolisian.

“Kita tidak akan turun jika semua unsur belum lengkap. Kita pastikan dulu izin-izinnya dan kita target di mana dulu yang akan disidak dan itu tidak langsung sekaligus,” katanya.

Dia menyebut, untuk sekarang ini pihaknya masih melakukan koordinasi lanjutan dari semua pemangku kepentingan tersebut dan menentukan lokasi pertama sidaknya.

“Ini sedang kita rapatkan dulu dengan semuanya. Kita juga pasti terbuka dengan laporan-laporan warga jika memang mengetahui ada indikasi itu, maka pasti kita akan bergerak,” terangnya.

Diterangkannya, langkah yang ditempuhnya itu sebagai upaya preventif terhadap adanya tindak pidana perdagangan orang yang jumlahnya meningkat setiap tahunnya.

Mantan Kabag Humas Pemkot Makassar itu mengaku jika panti asuhan dan panti pijat dipilihnya karena ditengarai menjadi tempat penampungan anak dan perempuan yang mengalami praktek perdagangan manusia.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial Makassar ada sekira 103 panti asuhan resmi (berizin) yang ada di Makassar. Pengelolaannya berada di bawah pengawasan dinas sosial.

Selain melakukan Sidak, Gugus Tugas TPPO juga akan menggandeng peniliti dan lembaga swadaya amsyarakat (Non Government Organization/NGO) untuk melakukan riset mengenai tingginya angka TPPO di Makassar.

Disebutkannya, pencegahan dan penindakan TPPO telah diatur dalam Undang Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Perdagangan orang menurut Pasal 1 undang-undang ini yang dimaksud adalah tindakan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan atau posisi rentan, penjeratan utang atau memberi bayaran atau manfaat, sehingga memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain tersebut, baik yang dilakukan di dalam negara maupun antar negara, untuk tujuan eksploitasi atau mengakibatkan orang tereksploitasi. (mhs)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Makassar

Tim Polres Mamuju Tangkap Sopir Taksi

Published

on

Tim Phyton Polres Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat saat menangkap sopir taksi diduga spesialis pencuri Hand Phone (HP).

Agakareba.com, Mamuju – Tim Phyton Polres Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat menangkap sopir taksi diduga spesialis pencuri Hand Phone (HP).

“Berdasarkan laporan polisi LP/303/VII/2018, Kamis (19/7/2018) malam, telah diamankan pelaku pencurian berprofesi sebagai sopir taksi,” kata Kapolres Mamuju AKBP Muhammad Rivai Arvan di Mamuju, Minggu (22/7/2018) Ia mengatakan, tim Phyton Polres Mamuju bersama tim piket reskrim Polres Mamuju melakukan penangkapan pelaku di pelataran parkiran Mall Mamuju.

Menurut dia, dari tangan pelaku berhasil diamankan satu unit Hp Samsung J7 pro warna hitam sebagai barang bukti. Ia mengatakan, pelaku dianggap telah melanggar pasal 363 KUHP tentang pasal pencurian dengan pemberatan dan pelaku telah diamankan di Polres Mamuju untuk proses hukum lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dia mengatakan Polres Mamuju akan tetap berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan diharapkan dukungan masyarakat untuk melaporkan setiap aksi kejahatan. (mfh)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

Polres Mamuju Tangkap Pembesuk Hendak Selundupkan Narkoba

Published

on

Kepolisian Resor Mamuju Provinsi Sulawesi Barat saat menangkap dua pemuda yang akan membesuk salah seorang tahanan karena kedapatan hendak menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu ke dalam sel tahanan.

Agakareba.com, Mamuju – Kepolisian Resor Mamuju Provinsi Sulawesi Barat menangkap dua pemuda yang akan membesuk salah seorang tahanan karena kedapatan hendak menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu ke dalam sel tahanan.

“Hari ini, sekitar pukul 13. 30 Wita, kami menangkap dua orang pembesuk yang hendak menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu ke dalam sel tahanan,” kata Kapolres Mamuju Ajun Komisaris Besar Polisi Mohammad Rivai Arvan, Minggu (22/7/218) malam.

Dua pembesuk yang ditangkap itu lanjut Kapolres, yakni Il (20) yang berprofesi sebagai petani warga Karama, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah dan seorang siswa SMK di Kabupaten Mamuju Tengah berinisial Amd (18).

“Kedua orang itu ditangkap saat dilakukan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan pembesuk. Saat itu, petugas memeriksa nasi bungkus yang dibawa Il dan Amd yang akan diberikan kepada salah seorang tanahan Polres Mamuju namun di dalam nasi bungkus tersebut kami temukan satu paket diduga sabu-sabu,” terang Rivai Arvan.

Kedua pembesuk itu tambahnya, masih diperiksa intensif untuk dilakukan pengembangan penyelidikan.

Kapolres menegaskan, kasus penyalahgunaan narkoba saat ini semakin memprihatinkan dan para pelaku semakin berani beraksi, hingga mencoba menyelundupkan narkoba ke dalam sel tahanan.

Pemberantasan penyalahgunaan narkoba menurut Rivai Arvan, harus dilakukan secara menyeluruh dan tuntas, sehingga tidak ada celah dan ruang bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba untuk beraksi.

Menurut dia, semua pihak mulai dari hulu hingga ke hilir, yakni mulai dari kepolisian sampai ke Lembaga Pemasyarakatan termasuk masyarakat harus memiliki komitmen yang sama dalam upaya memberantas penyalahgunaan narkoba tersebut.

“Tidak akan banyak berarti jika hanya satu pihak saja yang memiliki komitmen dalam pemberantasan narkoba. Jadi, semua pihak termasuk masyarakat harus berperan aktif dan memiliki tekad yang kuat untuk bersama-sama memberantas penyalahgunaan narkoba tersebut,” jelas Rivai Arvan. (amr)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

Polres Mamuju Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Tahanan

Published

on

Polres Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat saat menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dan obat terlarang (Narkotika) jenis Sabu ke dalam ruang tahanan.

Agakareba.com, Mamuju – Polres Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dan obat terlarang (Narkotika) jenis Sabu ke dalam ruang tahanan.

“Hari ini Polres Mamuju sekitar pukul 13.30 wita setelah melaksanakan pemeriksaan telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu oleh salah seorang pembesuk, kedalam ruang tahanan Polres MamujU,” kata Kapolres Mamuju, AKBP Muhammad Rivai Arvan, di Mamuju, Minggu (22/7/2018) Ia mengatakan, kedua pembesuk tersebut diantaranya IL (20) pekerjaan tani dengan alamat Karama kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah, dan AMR (l8) siswa SMK dengan alamat Karama Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah.

“Setelah melakukan pemeriksaan bungkusan makanan dari pembesuk tersebut, ditemukan bungkusan berwarna hitam yang terindikasi adalah narkoba jenis sabu,” katanya.

Menurut dia, Polres Mamuju sebelumnya juga menangkap tiga nara pidana (Napi) narkoba di rumah tahanan (Rutan) Kabupaten Mamuju karena terjadi transaksi narkoba, bersamaan dengan penggerebekan lembaga pemasyarakatan Sukamiskin Bandung Jawa Barat oleh KPK.

“Perlu pembenahan total rutan dan lapas seluruh republik ini, integritas moral dan mental petugas yang langsung bersentuhan perlu dipikirkan dan negara wajib merespons cepat ini, mahasiswa sudah demo habis-habisan Kemenkumham dan jajarannya harus berbenah diri, aparat penegak hukum lainnya, tentu sangat kecewa, karena berjibaku menangkap pelaku pidana justru akhirnya tidak mendapatkan efek jera karena tempat terakhir mereka dipenjara tidak membuat jera justru mengakali dan bahkan tidak takut melakukan pidana lagi,” kata Kapolres.

Menurut dia, dengan peristiwa tersebut diatas maka pihak Polres Mamuju tentunya juga tak mau kecolongan, meskipun pelaku narkoba juga berani bermain di kantor polisi.

“Dan terbukti hari ini kami menggagalkan perbuatan mereka yaitu menangkap pelaku penyelundup narkoba dalam ruang tahanan polres, ini artinya butuh keseriusan dan integritas menjalankan mekanisme hukum, mari tetap memacu profesionalitas dalam bekerja,” ujarnya. (mfh)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Agakareba.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya.
© Media Agakareba.com termasuk salah satu anggota jaringan Media Agakareba Group (MAG).
Email :
redaksi@agakareba.com
WA Center :
0878-15557788 , 0855-7777888
© Terbit Sejak 16 Maret 2017