Connect with us

Makassar

OJK Minta Hadiri Bertransaksi Investasi Melalui Internet

Published

on

OJK Sulampua mengingatkan masyarakat untuk menghindari transaksi investasi melalui internet.

Agakareba.com, Makassar – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) mengingatkan masyarakat untuk menghindari transaksi investasi melalui internet karena potensi kerugian tinggi.

Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK, dan Kemitraan Pemerintah Daerah OJK Regional 6 Sulampua, Ahmad Murad di Makassar, Rabu (28/3/2018) mengatakan masyarakat harus lebih teliti dan cerdas dalam melakukan investasi agar tidak tertipu atau menjadi korban investasi bodong yang tetap marak hingga saat ini.

“Sekarang ini ramai dibeberapa daerah menjadi korban investasi bodong. Jangan berivestasi di internet, misalnya ada investasi dari perusahaan dari Kanada, jika terjadi masalah, berapa ongkos atau anggaran yang dikeluarkan untuk klaim ke kantor pusatnya di sana,” ujarnya.

Dia lebih menyarankan untuk yang ingin berivestasi agar bisa melakukan pertemuan secara langsung, tatap muka dan melihat kondisi kantor dari perusahaan investasi tersebut.

Calon investor juga harus jeli mempertanyakan latar belakang dari perusahaan investasi itu, apakah memang memiliki sejarah yang baik atau sebaliknya.

“Untuk alamat website, gampang diubah sehingga begitu besar resiko jika berivestasi melalui internet. Harus datang langsung dan melihat kantor, namun kita juga harus tahu kantor itu memang miliki perusahaan atau kontrak karena tidak sedkit yang hanya kontrak dan biaya kontraknya justru dibayar dari uang setoran dari inventor,” katanya.

Dirinya menjelaskan calon investor tidak boleh mudah untuk terperdaya pendapatan atau keuntungan yang melimpah dalam waktu dekat.

“Pernah kejadian, ada yang menawaran imbalan yang begitu besar, namun ternyata uang kita setor awal itu sendiri yang kita dapatkan. Seperti Koperasi Pandawa yang mengharuskan menyetor uang mahar dulu,” katanya.

Ketua Tim Kerja Satuan Tugas Waspada Investasi dari Otoritas Jasa Keuangan alias OJK, Tongam Lumban Tobing, telah mengingatkan masyarakat dapat memegang prinsip legal dan logis sebelum melakukan investasi., di Makassar, belum lama ini.

Melalui prinsip legal yakni sebelum berinvestasi, masyarakat mesti terlebih dulu memastikan legalitas perusahaan termasuk izin dari OJK.

Sementara untuk prinsi logis yakni masyarakat atau investor agar tidak mudah tergiur dengan tawaran yang begitu menggoda. Sebab inilah salah satu cara para pelaku investasi bodong untuk menjerat korbannya, seperti dikutip Antara. (akd)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Makassar

Tim Polres Mamuju Tangkap Sopir Taksi

Published

on

Tim Phyton Polres Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat saat menangkap sopir taksi diduga spesialis pencuri Hand Phone (HP).

Agakareba.com, Mamuju – Tim Phyton Polres Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat menangkap sopir taksi diduga spesialis pencuri Hand Phone (HP).

“Berdasarkan laporan polisi LP/303/VII/2018, Kamis (19/7/2018) malam, telah diamankan pelaku pencurian berprofesi sebagai sopir taksi,” kata Kapolres Mamuju AKBP Muhammad Rivai Arvan di Mamuju, Minggu (22/7/2018) Ia mengatakan, tim Phyton Polres Mamuju bersama tim piket reskrim Polres Mamuju melakukan penangkapan pelaku di pelataran parkiran Mall Mamuju.

Menurut dia, dari tangan pelaku berhasil diamankan satu unit Hp Samsung J7 pro warna hitam sebagai barang bukti. Ia mengatakan, pelaku dianggap telah melanggar pasal 363 KUHP tentang pasal pencurian dengan pemberatan dan pelaku telah diamankan di Polres Mamuju untuk proses hukum lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dia mengatakan Polres Mamuju akan tetap berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan diharapkan dukungan masyarakat untuk melaporkan setiap aksi kejahatan. (mfh)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

Polres Mamuju Tangkap Pembesuk Hendak Selundupkan Narkoba

Published

on

Kepolisian Resor Mamuju Provinsi Sulawesi Barat saat menangkap dua pemuda yang akan membesuk salah seorang tahanan karena kedapatan hendak menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu ke dalam sel tahanan.

Agakareba.com, Mamuju – Kepolisian Resor Mamuju Provinsi Sulawesi Barat menangkap dua pemuda yang akan membesuk salah seorang tahanan karena kedapatan hendak menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu ke dalam sel tahanan.

“Hari ini, sekitar pukul 13. 30 Wita, kami menangkap dua orang pembesuk yang hendak menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu ke dalam sel tahanan,” kata Kapolres Mamuju Ajun Komisaris Besar Polisi Mohammad Rivai Arvan, Minggu (22/7/218) malam.

Dua pembesuk yang ditangkap itu lanjut Kapolres, yakni Il (20) yang berprofesi sebagai petani warga Karama, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah dan seorang siswa SMK di Kabupaten Mamuju Tengah berinisial Amd (18).

“Kedua orang itu ditangkap saat dilakukan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan pembesuk. Saat itu, petugas memeriksa nasi bungkus yang dibawa Il dan Amd yang akan diberikan kepada salah seorang tanahan Polres Mamuju namun di dalam nasi bungkus tersebut kami temukan satu paket diduga sabu-sabu,” terang Rivai Arvan.

Kedua pembesuk itu tambahnya, masih diperiksa intensif untuk dilakukan pengembangan penyelidikan.

Kapolres menegaskan, kasus penyalahgunaan narkoba saat ini semakin memprihatinkan dan para pelaku semakin berani beraksi, hingga mencoba menyelundupkan narkoba ke dalam sel tahanan.

Pemberantasan penyalahgunaan narkoba menurut Rivai Arvan, harus dilakukan secara menyeluruh dan tuntas, sehingga tidak ada celah dan ruang bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba untuk beraksi.

Menurut dia, semua pihak mulai dari hulu hingga ke hilir, yakni mulai dari kepolisian sampai ke Lembaga Pemasyarakatan termasuk masyarakat harus memiliki komitmen yang sama dalam upaya memberantas penyalahgunaan narkoba tersebut.

“Tidak akan banyak berarti jika hanya satu pihak saja yang memiliki komitmen dalam pemberantasan narkoba. Jadi, semua pihak termasuk masyarakat harus berperan aktif dan memiliki tekad yang kuat untuk bersama-sama memberantas penyalahgunaan narkoba tersebut,” jelas Rivai Arvan. (amr)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

Polres Mamuju Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Tahanan

Published

on

Polres Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat saat menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dan obat terlarang (Narkotika) jenis Sabu ke dalam ruang tahanan.

Agakareba.com, Mamuju – Polres Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dan obat terlarang (Narkotika) jenis Sabu ke dalam ruang tahanan.

“Hari ini Polres Mamuju sekitar pukul 13.30 wita setelah melaksanakan pemeriksaan telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu oleh salah seorang pembesuk, kedalam ruang tahanan Polres MamujU,” kata Kapolres Mamuju, AKBP Muhammad Rivai Arvan, di Mamuju, Minggu (22/7/2018) Ia mengatakan, kedua pembesuk tersebut diantaranya IL (20) pekerjaan tani dengan alamat Karama kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah, dan AMR (l8) siswa SMK dengan alamat Karama Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah.

“Setelah melakukan pemeriksaan bungkusan makanan dari pembesuk tersebut, ditemukan bungkusan berwarna hitam yang terindikasi adalah narkoba jenis sabu,” katanya.

Menurut dia, Polres Mamuju sebelumnya juga menangkap tiga nara pidana (Napi) narkoba di rumah tahanan (Rutan) Kabupaten Mamuju karena terjadi transaksi narkoba, bersamaan dengan penggerebekan lembaga pemasyarakatan Sukamiskin Bandung Jawa Barat oleh KPK.

“Perlu pembenahan total rutan dan lapas seluruh republik ini, integritas moral dan mental petugas yang langsung bersentuhan perlu dipikirkan dan negara wajib merespons cepat ini, mahasiswa sudah demo habis-habisan Kemenkumham dan jajarannya harus berbenah diri, aparat penegak hukum lainnya, tentu sangat kecewa, karena berjibaku menangkap pelaku pidana justru akhirnya tidak mendapatkan efek jera karena tempat terakhir mereka dipenjara tidak membuat jera justru mengakali dan bahkan tidak takut melakukan pidana lagi,” kata Kapolres.

Menurut dia, dengan peristiwa tersebut diatas maka pihak Polres Mamuju tentunya juga tak mau kecolongan, meskipun pelaku narkoba juga berani bermain di kantor polisi.

“Dan terbukti hari ini kami menggagalkan perbuatan mereka yaitu menangkap pelaku penyelundup narkoba dalam ruang tahanan polres, ini artinya butuh keseriusan dan integritas menjalankan mekanisme hukum, mari tetap memacu profesionalitas dalam bekerja,” ujarnya. (mfh)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Agakareba.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya.
© Media Agakareba.com termasuk salah satu anggota jaringan Media Agakareba Group (MAG).
Email :
redaksi@agakareba.com
WA Center :
0878-15557788 , 0855-7777888
© Terbit Sejak 16 Maret 2017