Connect with us

Sainstek

Nokia 8 Segera Diluncukan, Dibanderol Rp8,2 Juta

Published

on

Agakareba.com, Teknologi- Setelah sempat beredar informasi mengenai tanggal perilisannya, kini harga dari Nokia 8 pun telah bocor ke publik.

HMD Global, selaku pemegang lisensi merek Nokia, kabarnya akan meluncurkan flagship smartphone ini pada 16 Agustus 2017 mendatang. Hal tersebut diketahui dari undangan yang telah disebar ke sejumlah media.

Kali ini, bocoran terbaru yang diklaim berasal dari operator Vodafone di Rumania memperlihatkan banderol harga Nokia 8 di wilayah Eropa, yakni 520 euro atau sekitar Rp8,2 juta. Harga tersebut terbilang masih ‘di bawah’ banderol flagship smartphone dari para kompetitor.

Apabila bocoran itu benar, Nokia 8 dinilai akan memiliki peluang sukses cukup besar, terlebih jika spesifikasinya memadai dan desainnya berkelas. Beberapa pihak pun mengaku sempat terkejut dengan bocoran harga yang bisa dikatakan ‘murah’ itu.

Nokia 8 rumornya akan dibekali kamera ganda berlensa Zeiss di bagian belakang. Ukurannya masing-masing 13MP.

Perangkat flagship ini kabarnya akan memakai layar AMOLED 5,3 inci dengan resolusi Quad-HD 1440p yang dilengkapi chipset Snapdragon 835 dengan pilihan RAM 4GB atau 6GB serta memori internal 64GB.

Bakal hadir dalam pilihan warna biru, gold, dan silver, Nokia 8 disebut akan menjalankan sistem operasi Android 7.1.1 Nougat, demikian seperti dikutip dari fajaronline.com.  (in/jpg)

Author : Redaksi


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sainstek

Nantikan Laptop Pertama dengan Tiga Layar Sekaligus

Published

on

Agakareba.com, Teknologi– Perkembangan desain laptop sesaat lagi akan mulai berubah dengan adanya Project Valerie yang diusung Razer. Pengembang laptop ini menyatakan untuk pertama kalinya akan ada sebuah laptop menggunakan tiga layar sekaligus.

Project Valerie memiliki spesifikasi laptop dengan kemampuan gaming, seperti layar 17,3 inci beresolusi 4K IGZO. Ditambah, fitur Nvidia Sync untuk teknologi framerate dengan kecepatan tinggi.

Mengutip dari Ubergizmo, Jumat (6/1/2017), laptop ini merupakan pembaruan dari Razer Blade Pro yang memiliki Low-Profile Mechanical Switch, kemudian Razer Chroma untuk trackpad dan monitor serta keyboard.

Chroma merupakan teknologi yang memungkinkan pengembang untuk memprogram efek cahaya dari aplikasi dan game. Project Valerie juga dikatakan dapat menjalankan teknologi virtual reality (VR) karena telah didukung kartu grafis Nvidia GeForce GTX 1080.

Kartu grafis ini menjadi syarat minimum untuk dipasangkan dengan headset HTC Vive dan Oculus Rift. Meski tak disebutkan secara rinci, kabarnya Razer akan memperkenalkan Project Valerie pada gelaran Consumer Electronics Show (CES) 2017 di Las Vegas, Amerika Serikat, demikian seperti dikutip dari fajaronline.com. (jtk/aci)

Author : Rasid


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Sainstek

Aplikasi Edukasi Gratis Program Sejuta Punggawa

Published

on

Agakareba.com, Makassar – Memperoleh metode pembelajaran yang sifatnya khusus biasanya didapatkan masyarakat melalui lembaga-lembaga bimbingan belajar (Bimbel). Memperoleh itu tentu dibutuhkan biaya yang tidak kecil.

Guna menghadirkan sistem pembelajaran yang lebih efektif dalam kondisi yang menyenangkan, pelopor pendidikan gratis, Ichsan Yasin Limpo, menghadirkan Program Sejuta Punggawa (PSP). Program ini diharapkan bisa mengcover masyarakat yang kurang mampu mengakses pembelajaran khusus di bimbingan-bimbingan belajar.

Program Sejuta Punggawa ini berupa aplikasi berbasis android. Sekretaris PSP, Syamsu Ridjal, Rabu (26/7/2017), menuturkan, aplikasi ini adalah ide Ichsan Yasin Limpo, yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel, dalam menghadirkan edukasi berbasis teknologi secara gratis kepada masyarakat Sulsel.

“Aplikasi ini hitung-hitung membantu masyarakat untuk mengakses metode pembajaran khusus yang selama ini agak sulit diakses masyarakat kurang mampu,” ungkapnya.

Manfaat itu, kata dia, hanya salah satu dari banyak manfaat dari program ini. “Itu hanya salah satu dari manfaat dari program ini,” katanya.

PSP ini sendiri rencananya akan dilaunching pada 29 Juli mendatang. Wakil Ketua PSP, Ian Latanro, menambahkan, aplikasi PSP ini bisa didownload secara gratis di Play Store. “Untuk saat ini aplikasinya baru di sistem android, bagi masyarakat yang ingin mendownload aplikasi ini sisa mencari di play store. Kata kuncinya itu Ichsan Yasin Limpo,” ungkapnya, demikian seperti dikutip dari fajaronline.com. (*)

Author : awal


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Sainstek

Google Tak Lagi Jadi Mesin Pencari di Rusia

Published

on

Agakareba.com, Teknologi- Sesuai dengan perizinannya dengan Russian Federal Anti-Monopoly Service (FAS), Google sekarang akan membiarkan pengguna di Rusia memilih mesin penelusuran default mereka di browser selulernya. Keputusan ini bermula ketika Yandex, mesin pencari terbesar di Rusia, mengajukan keluhan ke FAS dua tahun lalu. Ia mengklaim bahwa Google melakukan manuver yang tak etis.

Setelah pertempuran antimonopoli yang panjang, FAS dan Google akhirnya mencapai penyelesaian pada April yakni Google harus membayar denda sekira USD6,75 juta dan berjanji akan berhenti mewajibkan produsen melakukan prainstal aplikasinya di perangkat Android hingga akhir 2023.

Sebagai bagian dari penyelesaian ini, Google tak akan lagi memaksa pengguna Rusia untuk menggunakan mesin penelusurannya di Chrome untuk Android. Sebagai gantinya, versi terbaru browser Google akan meluncurkan sebuah prompt yang akan membiarkan pengguna memilih dari Yandex, Google, dan Mail.ru.

“Sejalan dengan kesepakatan dengan Yandex dan penyelesaian dengan FAS, kami menerapkan peluang baru bagi penyedia penelusuran untuk mempromosikan layanan pencarian mereka di dalam aplikasi Chrome di perangkat Android,” kata Google seperti dikutip dari Android Authority,  Selasa (8/8/2017).

Melihat langkah yang diambil oleh raksasa mesin pencarian tersebut, Yandex tampaknya merasa puas.

“Sebagai salah satu perusahaan terbesar internet di Eropa, kami sangat senang bahwa konsumen Rusia sekarang bisa mudah memilih mesin pencari pilihan mereka di perangkat Android,” katanya.

“Karena konsumen lebih bergantung pada perangkat seluler mereka untuk menemukan informasi tentang dunia di sekitar mereka, kami sangat gembira bahwa pengguna Rusia sekarang bisa dengan mudah memilih penyedia pencarian yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka,” lanjutnya.

Meskipun FAS telah memutuskan bahwa Google tak bisa membatasi pengguna untuk meyetel mesin penelusur lain sebagai default-nya, Google mengklaim bahwa jika mitra hardware menginginkannya, mereka masih bisa mengirim ponsel dengan aplikasi Google yang terpasang sebelumnya, demikian seperti dikutip dari fajaronline.com. . (sputnik)

Author : Rasid


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending