Connect with us

Makassar

Masih Jadi Primadona di Sulawesi, Honda BeAT eSP dan BeAT Street Dapat Penyegaran

Published

on

Agakareba.com, Makassar – PT Astra Honda Motor (AHM) mengawali tahun 2018 dengan meluncurkan desain grafis terbaru untuk New Honda BeAT eSP dan New Honda BeAT Street eSP yang membuatnya semakin tampil menyenangkan dan lebih mengekspresikan gaya aktif serta tren remaja masa kini.

Nuansa baru New Honda BeAT eSP tampak pada torehan grafis yang berkonsep Styling Active dan Sport Fashion. Goresan garis yang lebih dinamis dan penyematan badge logo di bagian sayap depan memperkuat desain compact dari New Honda BeAT eSP yang semakin terlihat lebih sporti. Gaya kombinasi 2 warna yang dipadu dengan grafis terbaru pun kini menambah kesan eksklusif pada tipe CBS dan CBS-ISS New Honda BeAT eSP.

Sementara itu, karakter street style bagi anak muda pecinta aktivitas dan olah raga menantang pun semakin diperkuat dengan stripe baru yang dilengkapi torehan tinta emas pada New Honda BeAT Street eSP. Dipadukan dengan fitur naked handlebar, kini New Honda BeAT Street eSP akan semakin mempertegas gaya mereka yang ingin tampil beda.

Marketing Manager Astra Motor Makassar, Henry Setiawan mengatakan penyegaran ini merupakan upaya AHM sebagai pabrikan untuk memberikan pilihan desain Honda BeAT Series yang semakin cocok dengan gaya anak muda di Indonesia.

“Honda BeAT ini masih menjadi primadona sampai saat ini di wilayah SulSelBarTra dan Ambon, lebih dari 50% juga pengendaranya adalah anak – anak muda. Jadi dengan penyegaran ini semoga dapat semakin mewakili gaya anak – anak muda di Sulawesi yang sporti dan gaul” ujar Henry.

Menutup tahun 2017 kemarin, Astra Motor Makassar mencatatkan penjualan Honda BeAT series berkontribusi paling tinggi dibandingkan dengan produk lainnya, model ini memegang jumlah kontribusi sebesar 40,7% dari total penjualan selama tahun 2017 lalu.

Menemani masyarakat Tanah Air lebih dari 10 tahun, Honda BeAT saat ini telah menjadi pilihan transportasi terpercaya bagi pecinta skutik di Indonesia. Performanya yang irit, dilengkapi fitur terbaik di kelasnya dan ukurannya yang compact serta ramping menyesuaikan postur rata-rata orang Indonesia dan beragam pilihan desain yang khas untuk mengekspresikan anak muda perkotaan telah membuatnya mampu menghadirkan kegembiraan bagi lebih dari 13,2juta konsumen.

New Honda BeAT eSP dan New Honda BeAT Street eSP didukung mesin 110 eSP yang mampu memaksimalkan pembakaran secara efisien dan mengurangi gesekan untuk memperkecil resiko bahan bakar terbuang percuma, serta mengoptimalkan energi yang keluar. Kedua model ini dibekali dengan teknologi terdepan untuk sensasi menghidupkan motor tanpa suara dengan ACG Starter. Serta pada New Honda BeAT eSP dilengkapi ISS (Idling Stop System), fitur canggih yang mematikan mesin secara otomatis saat motor berhenti lebih dari 3 detik untuk efisiensi bahan bakar dan ramah lingkungan.

Hal tersebut telah terbukti membuat New Honda BeAT eSP dan New Honda BeAT Street eSP memiliki konsumsi bahan bakar teririt di kelasnya. Model ini mampu mencapai 57 km/l (metode ECE R40) dengan metode pengetesan EURO 2 (EURO 3 = 55 km/l). Bahkan dengan menggunakan fitur Idling Stop System, New Honda BeAT eSP mampu mencapai 59km/l (metode ECE R40) melalui pengetesan EURO 3 (EURO 2 = 63km/l).

Model ini memiliki beragam keunggulan yang berguna untuk anak muda yang memiliki jiwa aktif seperti kapasitas fuel tank besar hingga 4 liter yang mampu menghadirkan kemampuan jelajah lebih jauh hingga 236 km setelah dilakukan pengisian bahan bakar secara penuh. Untuk menghadirkan rasa berkendara yang ringan dan jarak pandang pengendara yang lebih baik pada New Honda BeAT eSP, penyesuaian posisi stang yang lebih rendah ke arah depan diadopsi untuk menghadirkan posisi berkendara yang sporti. Sedangkan pada New Honda BeAT Street dilengkapi dengan stang yang lebih lebar dengan posisi yang lebih tinggi untuk mendukung street style dan kesan gagah serta rasa berkendara yang lebih nyaman. Jarak terendah motor ke tanah (ground clearance) terbaik di kelasnya dan penggunaan ban tubeless sehingga lebih tahan kebocoran dan lebih nyaman dikendarai.

Model ini juga turut dilengkapi dengan fitur ECO Indicator pintar yang akan menampilkan tanda berkendara secara irit. Saat berkendara dengan irit, ECO Indicator berwarna hijau ini akan menyala di panel meter dengan 3 pola untuk menunjukkan gaya berkendara yang irit.

Secara konsisten AHM menyematkan Combi Brake System (CBS) yang membantu menyeimbangkan pengereman roda belakang dan depan secara optimal. Hal ini bermanfaat membantu pengendara terutama bagi pemula dalam pengereman yang optimal. Model ini tetap dilengkapi fitur-fitur canggih lain yaitu standar samping otomatis (Side Stand Switch) di mana mesin tidak dapat dinyalakan apabila dalam posisi turun, serta Parking Brake Lock yang lebih mudah dioperasikan untuk mencegah motor loncat saat dinyalakan atau motor tetap dalam kondisi diam saat berhenti di tanjakan.

Skutik compact ini memiliki kapasitas u-box (utility box) yang besar yaitu 11 liter dalam ukuran motor yang kompak. Dengan ketinggian jok yang nyaman setinggi 740mm memberikan kenyamanan pada saat berkendara sendiri maupun berboncengan, baik pria maupun wanita. Fitur unggulan lain juga dipertahankankan seperti pengaman kunci bermagnet (Secure Key Shutter) yang efektif mencegah pencurian.

Lebih lanjut, Henry mengatakan bahwa jika diuraikan memang segmen sepeda motor matic masih menjadi model yang paling diminati di wilayahnya.

“Jika diuraikan, segmen matic berkontribusi sampai 76% dari total penjualan kami disusul dengan segmen motor bebek 15% dan segmen motor sport 9%” ujar Henry.

New Honda BeAT eSP hadir melalui 8 pilihan warna. Pada tipe CW warna Dance White dan Hard Rock Black dipasarkan dengan harga on the road kota Makassar (OTR) Rp16.795.000. Untuk tipe CBS terdapat pilihan warna Techno Blue White, Garage Black dan Funk Red White dengan harga OTR Rp16.995.000. Sedangkan untuk tipe CBS-ISS hadir dengan pilihan warna Electro Blue White, Soul Red White dan Fusion Magenta Black dengan harga OTR Rp17.525.000. Sementara itu, New Honda BeAT Street eSP tersedia tipe CBS Street Black dan Street White yang dipasarkan dengan harga OTR Rp17.100.000. Model baru Honda BeAT eSP dan Honda BeAT Street ini dilansir akan hadir di Makassar pada akhir bulan Januari ini. (rls)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Makassar

Pertamina Tambah Pasokan Elpiji di 13 Kabupaten

Published

on

Pertamina menambah pasokan elpiji 3 kg di 13 kabupaten di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Agakareba.com, Makassar – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII Sulawesi menambah pasokan elpiji 3 kg di 13 kabupaten di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan elpiji selama libur Lebaran 2018.

“Kami akan menyalurkan tambahan total 126.000 tabung elpiji 3 kg di 13 kabupaten di Sulsel dan Sulbar,” kata Manajer Unit Komunikasi dan CSR PT Pertamina MOR VII M. Roby Hervindo di Makassar, Selasa (19/6/2018).

Tiga belas kabupaten yang akan memperoleh tambahan pasokan tersebut, kata dia, adalah Kabupaten Polewali Mandar (10.800 tabung), Majene (3.360 tabung), Mamasa (1.680 tabung), Mamuju (8.400 tabung), Mamuju Tengah (6.720 tabung), Mamuju Utara (5.600 tabung), Pinrang (13.440 tabung), Luwu (15.680 tabung), Luwu Utara (13.440 tabung), Luwu Timur (15.680 tabung), Jeneponto (15.680 tabung), Bulukumba (11.200 tabung), dan Sinjai (5.040 tabung).

Menurut Roby, selama masa Ramadhan hingga Idul Fitri, total konsumsi Elpiji 3 kg di 13 Kabupaten tersebut meningkat tujuh persen di atas konsumsi normal atau sebesar 9.394 metrik ton.

“Karenanya, kami menambah kembali pasokan yang akan disalurkan melalui mekanisme operasi pasar di masing-masing kabupaten,” ujarnya.

Operasi pasar tersebut, lanjutnya, Pertamina bekerja sama dengan Hiswana dan Pemda setempat, yang dilaksanakan pada 19 Juni hingga 23 Juni 2018 di sekitar 225 titik yang tersebar di 13 kabupaten tersebut.

“Alokasi penyaluran tambahan terbanyak terdapat di Kabupaten Luwu, Luwu Timur, dan Jeneponto dengan jumlah alokasi masing-masing 15.680 tabung,” tambahnya.

Roby menjelaskan, selain untuk menyalurkan tambahan pasokan Elpiji, operasi pasar yang digelar juga bertujuan untuk menstabilkan kembali harga jual di tingkat pengecer yang telah melampaui HET di 13 Kabupaten tersebut.

“Berdasarkan pengecekan kami, harga jual tertinggi di tingkat pengecer sudah mencapai Rp20 ribu – Rp25 ribu. Melonjaknya harga di tingkat pengecer ini terjadi akibat rush buying atau pembelian dengan jumlah di atas normal oleh konsumen sehingga konsumsi meningkat tajam dan dimanfaatkan para pengecer untuk menaikan harga,” tuturnya.

Kenaikan konsumsi elpiji ini, lanjut Roby, telah diprediksikan sebelumnya, karenanya Pertamina memastikan stok Elpiji tersedia khususnya mendekati masa lebaran ini.

“Selama masa Satgas Ramadan dan Idul Fitri, Pertamina sebelumnya telah menambah pasokan elpiji 3 kg di 13 kabupaten tersebut sebanyak 648 MT atau setara 216.000 tabung, dibandingkan konsumsi normal harian,” kata dia.

Untuk ketahanan stok Elpiji di Wilayah Sulsel dan Sulbar mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 9 hari ke depan.

Roby menambahkan, untuk menghindari pembelian di luar kewajaran ataupun penimbunan, pembelian Elpiji 3 kg dalam operasi pasar ini akan dibatasi maksimal 1 tabung per konsumen.

“Pembelian pun harus disertai dengan Kartu Keluarga (KK) dan pemilik KK tidak dapat diwakili, agar penyaluran elpiji subsidi kepada masyarakat miskin tepat sasaran dan merata,” tegasnya. (njp)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

OJK : Asuransi Sapi Sulsel Tembus 7.747 Ekor

Published

on

7.747 ekor sapi telah berhasil diasuransikan PT Asuransi Jasa Indonesia atau Jasindo hingga posisi April 2018.

Agakareba.com, Makassar – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua) mencatatkan sebanyak 7.747 ekor sapi telah berhasil diasuransikan PT Asuransi Jasa Indonesia atau Jasindo hingga posisi April 2018.

Kepala Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Keuangan Daerah OJK Sulampua Muhammad Yusuf di Makassar, Selasa (19/6/2018) mengatakan meski cukup tinggi namun pihak Jasindo masih harus bekerja lebih keras jika ingin merealisasikan target tahun ini.

“Jadi untuk posisi April 2018 itu telah tercatat sebanyak 7.747 ekor sapi dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan telah bergabung dalam asuransi. Namun intinya memang masih harus bekerja lebih untuk merealisasikan target,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah sapi yang ada di wilayah Sulsel memang begitu besar dan terdapat disejumlah kabupaten/kota seperti di antaranya Kabupaten Sinjai, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Bone.

Bahkan kontribusi kabupaten itu memang begitu besar hingga diatas 50 persen sehingga akan kembali menjadi target untuk realisasi tahun ini, Namun demikian, pihak Jasindo dan OJK tentunya akan terus berupaya mendorong masyarakat atau peternak agar mau mengasuransikan ternaknya agar lebih aman.

Wakil Ketua Jasindo Cabang Makassar Wahyu mengatakan pihaknya menargetkan mengasuransikan sebanyak 22.500 ekor sapi di Provinsi Sulawesi Selatan sepanjang tahun 2018.

“Kita terus rutin melakukan sosialiasi dengan para peternak di berbagai kabupaten/kota di Sulsel. Tentu kami lebih dulu berkoordinasi dengan pihak dinas peternakan provinsi dan kabupaten untuk memaksimalkan sosialisasi,” katanya.

Berdasarkan data 2017, kata dia, pihaknya mampu merealisasikan hingga 13 ribu sapi yang telah diasuransikan. Dari puluhan ribu sapi yang berhasil diasuransikan itu, merupakan kontribusi dari beberapa daerah. (abd)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

302 Pemudik Diberangkatkan dari Terminal Simbuang

Published

on

Sebanyak 302 pemudik diberangkatkan dari Terminal Tipe A Simbuang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Senin (11/6/2018)

Agakareba.com, Mamuju – Sebanyak 302 pemudik diberangkatkan dari Terminal Tipe A Simbuang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Senin (11/6/2018) malam.

“Jumlah pemudik malam ini meningkat dibanding hari sebelumnya atau pada hari Minggu (10/6/2018),” kata Kepala Terminal Simbuang Sukri, di Mamuju, Senin (11/6/2018) malam.

Ke-302 pemudik yang diberangkatkan dari Terminal Simbuang Kabupaten Mamuju dengan trayek Kota Makassar Sulawesi Selatan pada H-4 atau empat hari sebelum Idul Fitri itu lanjut Sukri, diangkut menggunakan 11 bus.

“Pada arus mudik malam sebelumnya (H-5) jumlah pemudik sebanyak 249 dengan sembilan bus dan malam ini sebanyak 302 dengan 11 bus atau meningkat 53 orang,” terangnya.

Sementara, jika dibandingkan dengan arus mudik H-4 pada tahun sebelumnya tambahnya, jumlah pemudik tahun ini mengalami penurunan 28 orang.

“Arus mudik pada H-4 Idul Fitri 2017 sebanyak 330 orang dengan diangkut 13 bus sehingga tahun ini mengalami penurunan 28 orang. Tetapi, kemungkinan jumlah arus mudik akan mulai meningkat besok (Selasa) dan Rabu (13/6/2018) atau H-3 dan H-2 Idul Fitri,” ucapnya.

“Kami telah melakukan antisipasi jika kemungkinan adanya lonjakan penumpang besok dan pada H-2 dengan menyiapkan tiga unit bus damri,” jelas Sukri.

Sedangkan, untuk kedatangan penumpang dari Makassar ke Terminal Simbuang Kabupaten Mamuju pada H-4 hanya sebanyak 218 penumpang yang diangkut dengan sembilan bus atau menurun dibanding hari sebelumnya atau pada H-5 dengan 258 penumpang dengan 10 bus.

Secara keseluruhan, yakni mulai H-8 hingga H-4 Idul Fitri atau mulai 7-11 Juni 2018, jumlah pemudik yang diberangkatkan melalui Terminal Simbuang Kabupaten Mamuju menuju Makassar mencapai 1.211 orang.

Secara rinci, pada H-8 arus mudik 2018 jumlah penumpang yang berangkat melalui Terminal Simbuang dengan trayek Kota Makassar Sulsel sebanyak 213 orang dengan diangkut sembilan bus sementara jumlah kedatangan 183 orang dengan delapan bus.

Pada H-7 jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 353 dengan 13 bus dan jumlah kedatangan 138 orang dengan diangkut 10 bus.

Sebanyak 307 orang yang berangkat pada H-6 Idul Fitri 2018 dengan jumlah bus 12 unit sementara yang datang 215 yang diangkut 10 bus.

Pada H-5 atau atau Minggu (10/6/2018), jumlah keberangkatan penumpang di Terminal Simbuang mencapai 249 orang yang diangkut dengan sembilan bus sementara yang datang 258 orang dengan 10 bus. (amr)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending