Connect with us

Makassar

Jasindo Target Asuransikan 22.500 Ekor Sapi

Published

on

Jasindo menargetkan mengasuransikan sebanyak 22.500 ekor sapi di Provinsi Sulawesi Selatan sepanjang tahun 2018.

Agakareba.com, Makassar – PT Asuransi Jasa Indonesia atau Jasindo menargetkan mengasuransikan sebanyak 22.500 ekor sapi di Provinsi Sulawesi Selatan sepanjang tahun 2018.

Wakil Ketua Jasindo Cabang Makassar Wahyu di Makassar, Jumat (27/4/2018) mengatakan akan terus melakukan sosiasliasi di 24 kabupaten/kota di Sulsel untuk bisa merealisasikan target hingga akhir tahun ini.

“Kita terus rutin melakukan sosialiasi dengan para peternak di berbagai kabupaten/kota di Sulsel. Tentu kami lebih dulu berkoordinasi dengan pihak dinas peternakan provinsi dan kabupaten untuk memaksimalkan sosialisasi,” katanya.

Berdasarkan data 2017, kata dia, pihaknya mampu merealisasikan hingga 13 ribu sapi yang telah diasuransikan. Dari puluhan ribu sapi yang berhasil diasuransikan itu, merupakan kontribusi dari beberapa daerah.

Seperti di antaranya Kabupaten Sinjai, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Bone. Bahkan kontribusi kabupaten itu memang begitu besar hingga diatas 50 persen sehingga akan kembali menjadi target untuk realisasi tahun ini, Terkait sosialisasi yang akan terus dilaksanakan, dirinya mengaku cukup efektif untuk memperkenalkan apa saja yang bisa didapatkan para peternak jika mengasuransikan ternaknya di Jasindo.

Di antaranya biaya yang lebih murah namun sudah mendapat tanggungan premi jika terjadi sesuatu pada ternak mereka.

Ia menjelaskan, untuk biaya asuransi ini sebenatnya Rp200 ribu per bulan, namun karena mendapatkan jaminan subsidi dari pemerintah hingga 80 persen, membuat peternak hanya dibebankan membayar iuran sebanyak Rp40 ribu, ” Jadi dengan berasuransi, maka para peternak akan mendapatkan premi jika terjadi kecurian ataupun ternaknya mati. Dan untuk premi yang kita bayarkan minimal Rp10 juta,” ujarnya.

Untuk triwulan pertama 2018, Jasindo mengaku telah mengasuransikan sebanyak 3.386 sapi di Sulawesi Selatan. Sementara jumlah premi dari total sapi yang telah dalam tanggungan itu mencapai Rp677 juta. (akd)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Makassar

Tim Polres Mamuju Tangkap Sopir Taksi

Published

on

Tim Phyton Polres Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat saat menangkap sopir taksi diduga spesialis pencuri Hand Phone (HP).

Agakareba.com, Mamuju – Tim Phyton Polres Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat menangkap sopir taksi diduga spesialis pencuri Hand Phone (HP).

“Berdasarkan laporan polisi LP/303/VII/2018, Kamis (19/7/2018) malam, telah diamankan pelaku pencurian berprofesi sebagai sopir taksi,” kata Kapolres Mamuju AKBP Muhammad Rivai Arvan di Mamuju, Minggu (22/7/2018) Ia mengatakan, tim Phyton Polres Mamuju bersama tim piket reskrim Polres Mamuju melakukan penangkapan pelaku di pelataran parkiran Mall Mamuju.

Menurut dia, dari tangan pelaku berhasil diamankan satu unit Hp Samsung J7 pro warna hitam sebagai barang bukti. Ia mengatakan, pelaku dianggap telah melanggar pasal 363 KUHP tentang pasal pencurian dengan pemberatan dan pelaku telah diamankan di Polres Mamuju untuk proses hukum lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dia mengatakan Polres Mamuju akan tetap berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan diharapkan dukungan masyarakat untuk melaporkan setiap aksi kejahatan. (mfh)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

Polres Mamuju Tangkap Pembesuk Hendak Selundupkan Narkoba

Published

on

Kepolisian Resor Mamuju Provinsi Sulawesi Barat saat menangkap dua pemuda yang akan membesuk salah seorang tahanan karena kedapatan hendak menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu ke dalam sel tahanan.

Agakareba.com, Mamuju – Kepolisian Resor Mamuju Provinsi Sulawesi Barat menangkap dua pemuda yang akan membesuk salah seorang tahanan karena kedapatan hendak menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu ke dalam sel tahanan.

“Hari ini, sekitar pukul 13. 30 Wita, kami menangkap dua orang pembesuk yang hendak menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu ke dalam sel tahanan,” kata Kapolres Mamuju Ajun Komisaris Besar Polisi Mohammad Rivai Arvan, Minggu (22/7/218) malam.

Dua pembesuk yang ditangkap itu lanjut Kapolres, yakni Il (20) yang berprofesi sebagai petani warga Karama, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah dan seorang siswa SMK di Kabupaten Mamuju Tengah berinisial Amd (18).

“Kedua orang itu ditangkap saat dilakukan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan pembesuk. Saat itu, petugas memeriksa nasi bungkus yang dibawa Il dan Amd yang akan diberikan kepada salah seorang tanahan Polres Mamuju namun di dalam nasi bungkus tersebut kami temukan satu paket diduga sabu-sabu,” terang Rivai Arvan.

Kedua pembesuk itu tambahnya, masih diperiksa intensif untuk dilakukan pengembangan penyelidikan.

Kapolres menegaskan, kasus penyalahgunaan narkoba saat ini semakin memprihatinkan dan para pelaku semakin berani beraksi, hingga mencoba menyelundupkan narkoba ke dalam sel tahanan.

Pemberantasan penyalahgunaan narkoba menurut Rivai Arvan, harus dilakukan secara menyeluruh dan tuntas, sehingga tidak ada celah dan ruang bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba untuk beraksi.

Menurut dia, semua pihak mulai dari hulu hingga ke hilir, yakni mulai dari kepolisian sampai ke Lembaga Pemasyarakatan termasuk masyarakat harus memiliki komitmen yang sama dalam upaya memberantas penyalahgunaan narkoba tersebut.

“Tidak akan banyak berarti jika hanya satu pihak saja yang memiliki komitmen dalam pemberantasan narkoba. Jadi, semua pihak termasuk masyarakat harus berperan aktif dan memiliki tekad yang kuat untuk bersama-sama memberantas penyalahgunaan narkoba tersebut,” jelas Rivai Arvan. (amr)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Makassar

Polres Mamuju Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Tahanan

Published

on

Polres Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat saat menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dan obat terlarang (Narkotika) jenis Sabu ke dalam ruang tahanan.

Agakareba.com, Mamuju – Polres Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dan obat terlarang (Narkotika) jenis Sabu ke dalam ruang tahanan.

“Hari ini Polres Mamuju sekitar pukul 13.30 wita setelah melaksanakan pemeriksaan telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu oleh salah seorang pembesuk, kedalam ruang tahanan Polres MamujU,” kata Kapolres Mamuju, AKBP Muhammad Rivai Arvan, di Mamuju, Minggu (22/7/2018) Ia mengatakan, kedua pembesuk tersebut diantaranya IL (20) pekerjaan tani dengan alamat Karama kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah, dan AMR (l8) siswa SMK dengan alamat Karama Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah.

“Setelah melakukan pemeriksaan bungkusan makanan dari pembesuk tersebut, ditemukan bungkusan berwarna hitam yang terindikasi adalah narkoba jenis sabu,” katanya.

Menurut dia, Polres Mamuju sebelumnya juga menangkap tiga nara pidana (Napi) narkoba di rumah tahanan (Rutan) Kabupaten Mamuju karena terjadi transaksi narkoba, bersamaan dengan penggerebekan lembaga pemasyarakatan Sukamiskin Bandung Jawa Barat oleh KPK.

“Perlu pembenahan total rutan dan lapas seluruh republik ini, integritas moral dan mental petugas yang langsung bersentuhan perlu dipikirkan dan negara wajib merespons cepat ini, mahasiswa sudah demo habis-habisan Kemenkumham dan jajarannya harus berbenah diri, aparat penegak hukum lainnya, tentu sangat kecewa, karena berjibaku menangkap pelaku pidana justru akhirnya tidak mendapatkan efek jera karena tempat terakhir mereka dipenjara tidak membuat jera justru mengakali dan bahkan tidak takut melakukan pidana lagi,” kata Kapolres.

Menurut dia, dengan peristiwa tersebut diatas maka pihak Polres Mamuju tentunya juga tak mau kecolongan, meskipun pelaku narkoba juga berani bermain di kantor polisi.

“Dan terbukti hari ini kami menggagalkan perbuatan mereka yaitu menangkap pelaku penyelundup narkoba dalam ruang tahanan polres, ini artinya butuh keseriusan dan integritas menjalankan mekanisme hukum, mari tetap memacu profesionalitas dalam bekerja,” ujarnya. (mfh)


Media Zone menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksizone@gmail.com, dan redaksi@zone.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending

Redaksi media Agakareba.com menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya.
© Media Agakareba.com termasuk salah satu anggota jaringan Media Agakareba Group (MAG).
Email :
redaksi@agakareba.com
WA Center :
0878-15557788 , 0855-7777888
© Terbit Sejak 16 Maret 2017