Cupink Topan, Pemilik Bacaan Alquran Merdu Itu Ternyata Pernah Kuliah UIN Alauddin Makassar

Agakareba.com, Jakarta – Sofyan ‘Cupink Topan’ Alop, aktor laga asal Maluku, menjadi viral di media sosial. Video dirinya saat menjadi imam salat Magrib di Hotel Bidakara Jakarta sudah dilihat jutaan orang.

Dihubungi Malut Post (Grup AGAKAREBA.COM) melalui ponsel, Selasa siang (1/8/2017) lalu, Cupink menceritakan awal mula video tersebut diambil. Video yang secara tak sengaja membuat dirinya makin populer.

Pria asal Kelurahan Indonesiana, Kota Tidore, Kepulauan Maluku Utara  itu menuturkan, pada Jumat (28/7/2017) pekan lalu, dia mengikuti rapat panitia Asian Para Games 2018 di Hotel Bidakara.

“Kebetulan saya juga ikut membantu pelaksanaan Asian Para Games 2108 yang digelar setelah Asian Games,” katanya.

Setelah rapat selesai, dia turun ke lobi bersantai bersama rekan-rekannya. Secara tak sengaja, Cupink melihat Gubernur Malut Abdul Ghani Kasuba, yang ternyata menginap di hotel yang sama.

Sebagai putra Malut, Cupink menghampiri Gubernur dan berjabat tangan. Namun saat itu respons Gubernur datar saja, karena tidak mengenalnya.

Tiba waktu magrib, Cupink menuju ke musala hotel. Saat itu Gubernur sedang melaksanakan salat magrib sekaligus menjamaknya dengan Isya.

Setelah Gubernur selesai, Cupink bersama rekan-rekannya melakukan salat. Dia menjadi imamnya.

Tak dinyana, suaranya yang merdu dan kemampuannya melantunkan lafaz Alquran dengan baik dan benar membuat Gubernur terkesima. Gubernur yang juga seorang ustaz lantas meminta ajudannya merekam Cupink. Namun ajudannya malah melakukan live via Facebook.

“Ajudan Gubernur menceritakan hal ini setelah selesai salat,” jelas putra pasangan almarhum Alop Hi Musa dan Ramla Bakar itu.

Usai salat, anak ketiga dari tujuh bersaudara ini didekati ajudan dan rombongan Gubernur lainnya. Salah satu dari mereka mengenalinya sebagai aktor. Mereka pun mengajak Cupink berfoto bersama. Setelah itu, ajudan menyampaikan bahwa Gubernur ingin bertemu dengannya.

 

Cupink pernah menjalani Pendidikan Bahasa Arab di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, meski berhenti kuliah pada 2006.

Wakil Rektor III UIN Alauddin Makasar, Prof  Aisyah Kara mengaku tetap bangga dengan kefasihan membaca Alquran jebolan UINAM tersebut. “Saya mengapresiasi karena dia (cupink) mampu menunjukkan bacaan Alquran yang fasih,” tuturnya Kamis malam, 3 Agustus.

Terkait penampilan Cupink yang berambut gimbal, dia tidak mempermasalahkan. Baginya itu merupakan bentuk dari ekspresi seni seseorang.

“Nggak ada salahnya berambut gimbal, yang penting harus bersih,” katanya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak cepat melekatkan predikat buruk kepada seseorang hanya karena penampilan dianggap berbeda.

“Jangan hanya karena penampilan kita jadi negatif thinking pada orang lain,” ujarnya. Setiap alumni kata Aisyah harus senantiasa menunjukkan keilmuan mereka di masyarakat. Agar bisa turut memberikan sumbangsih bagi kemajuan bangsa.

Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Hamka Ilyas, juga mengaku turut berbangga dengan adanya alumni yang mampu menunjukkan bacaan yang fasih.

“Itu patut dibanggakan. Kita harapkan memang selepas dari kampus para jebolan ini mampu menunjukkan manfaat ilmu mereka,” ungkap dia, demikian seperti dikutip dari fajaronline.com. (*)

Cerita selengkapnya baca di edisi cetak dan epaper koran Harian FAJAR hari ini, Jumat, 4 Agustus 2017

Author : Alief Sappewali

Categories: Entertainment